Berita

Sholat Idul Adha di Lanud Adisutjipto

Dibaca: 9 Oleh 19 Mei 2010Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Ibadah kurban yang diajarkan Islam berbeda dengan ajaran kurban pada agama dan kepercayaan yang lain. Agama-agama pada jaman Nabi Ibrahim umumnya merupakan agama demonik, yang mengajarkan kurban dengan manusia sebagai persembahan kepada dewa. Namun Nabi Ibrahim telah mengubah ajaran kurban yang kejam tersebut, yang dikorbankan bukan lagi manusia tetapi hewan dan inipun bukan sebagai sajian kepada para dewa, tetapi untuk menunjukkan ketaatan kepada Allah Swt di samping sebagai salah satu bentuk santunan sosial. Pesan tersebut disampaikan Dr. H. Mardjoko Idris, MA. pada khutbah Idul Adha 1430 H di halaman Masjid Abdurrachim Lanud Adisutjipto, Jumat (27/11).

 

Dalam ajaran Islam, lanjut Dr. H. Mardjoko Idris, MA. kurban mengandung makna spiritual dan sosial. “Makna spiritual adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan ketakwaan dan mengingat nikmatya-Nya, karena yang sampai kepada Allah bukanlah darah dan daging kurban, melainkan nilai ketakwaan dari yang berkurban. Sedang makna sosialnya adalah jembatan integrasi dan solidaritas masyarakat dengan membagikan daging kurban kepada orang-orang yang berhak,” jelas Dosen dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta ini

Baca juga:  RSAU dr. Hardjolukito Tambah 37 PNS

 

Sementara itu Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI R. Agus Munandar dalam sambutannya mengajak seluruh anggota Lanud Adisutjipto yang hadir sebagai jamaah Sholat Idul Adha untuk memahami hikmah dari Idul Kurban guna memantapkan jati diri dalam upaya meningkatkan kualitas pengabdian kepada nusa dan bangsa melaui TNI Angkatan Udara.

 

Dalam kesempatan yang sama, sebelum acara penyembelihan hewan kurban dimulai, Marsekal Pertama TNI R. Agus Munandar selaku Komandan dan atas nama pribadi menyerahkan 2 ekor sapi. Penyerahan hewan kurban secara simbolis diterimakan kepada Ketua Panita Idul Adha 1430 H Lanud Adisujtipto, Letkol Pnb M. Dadan Gunawan.

 

Menurut Letkol Pnb M. Dadan Gunawan, Idul Adha kali ini, tercatat 9 ekor sapi dan 48 ekor kambing untuk dikurbankan. “Penyembelihan hewan kurban ini dimaksudkan selain sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah juga sebagai napak tilas dan rekonstruksi terhadap jejak perjuangan Nabi Ibrahim dan keluarganya, “ jelasnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel