Berita

SHOLAT IDUL FITRI 1431 H DI LANUD WIRIADINATA

Dibaca: 2 Oleh 13 Sep 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Lebih lanjut Pimpinan pondok pesantren Manarul Huda mengatakan, hari raya Idul fitri bagi umat Islam merupakan kemenangan, dan kita kembali suci setelah sebulan penuh kita berpuasa menjalani kehidupan di dunia yang kotor ini. Kenapa setiap bayi yang dilahirkan pasti menangis, menurutnya karena bayi yang baru dilahirkan membawa kesucian menuju ketempat dunia yang kotor, yang nantinya akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT, paparnya.

Sedangkan pada kesempatan yang berbeda Ustadz KH. Endin Syaifudin yang juga pimpinan Pondok pesantren Manarul Huda Singaparna mengatakan, saum adalah ibadah yang berbeda denga ibadah lainnya, seperti ibadah sholat, karena saum adalah ibadah mudoyak atau samar. Ibadah ini tidak kelihatan bentuk fisiknya, serta waktunya panjang 12 jam, dan yang mengetahui hanyalah dirinya dengan Allah SWT, Oleh karena itu ibadah saum dapat melatih kita untuk berbuat kejujuran dan tidak berbohong, katanya.

Komandan Lanud Wiriadinata dalam sambutannya mengatakan, Idul Fitri merupakan kemenangan umat Islam setelah sebulan penuh di bulan Ramadhan kita digembleng untuk perang melawan hawa nafsu, dengan idul fitri kita berarti kembali suci, seperti bayi yang baru dilahirkan. Ibadah puasa yang baru saja kita laksanakan merupakan upaya untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, sesuai dengan hikmah tema kali ini, kita berusaha ,berdoa dan mengharap ridho dari Allah SWT agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, aman sentosa, adil dan makmur serta dapat disegani khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Baca juga:  Menambah Wawasan Kebaharian, TK Angkasa Sambangi Mako Lantamal XII Pontianak

Segenap warga muslim Lanud Wiriadinata mengadakan sholat Idul fitri 1431 H bersama di Apron Base Ops Lanud Wiriadinata, Jumat ( 10/9 ). Hadir pada acara tersebut Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb Tata Budi Pratama, Ustadz KH. Endin Syaifudin dan warga muslim di sekitar Lanud Wiriadinata.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel