Berita

Si Kuda Liar Koleksi Baru Musdirla

Dibaca: 16 Oleh 31 Des 2010Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

      Setelah 30 tahun malang melintang dalam pengabdian untuk menjaga keutuhan NKRI, kini pesawat tempur taktis OV-10 Bronco berada di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Yogyakarta. Pesawat yang sebelumnya menjadi kekuatan bagi Skadron Udara 21 Lanud Abdulrahman Saleh Malang itu menurut Kepala Museum Letkol Sus Drs. Sudarno, Jumat, (31/12) merupakan pesawat ke-41 yang menjadi koleksi Museum TNI AU.

      Kehadiran dan peran OV-10 di Indonesia, seperti uang tertulis dalam buku “30 tahun OV-10F Bronco Menjaga Keutuhan NKRI” ditegaskan tidak terlepas dari niat pimpinan TNI AU di era tahun 70-an untuk memodernisasi alutsista. Kehadiran pesawat yang juga dikenal dengan sebutan Si Kuda Liar itu, dimaksudkan untuk mengganti Si Cocor Merah P-51 Mustang, yang dinyatakan “phase out”.

      Sebagai pesawat beregristrasi “TT” atau Tempur Taktis, berbagai tugas operasi telah dituntaskan oleh pesawat buatan Amerika Serikat itu sejak kedatangannya di Indonesia pada tahun 1976. Mulai dari Operasi Seroja di kawasan timur Nusa Tenggra Timur, Operasi Tumpas di Irian Jaya, Operasi Guruh Petir di daerah Manado hingga Operasi Rencong Terbang di Aceh. Untuk melindungi penerbangnya dari peluru nyasar dalam pelaksanaan operasi, canopy depan dan lantai dasar Bronco sengaja dibalut lapisan anti peluru.

Baca juga:  Danlanud Roesmin Nurjadin Pimpin Ziarah Hari Pahlawan

      Letkol Sus Drs. Sudarno mengatakan, dengan dipajangnya Si Kuda Liar di halaman depan Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, diharapkan tidak hanya menjadi ikon baru dan daya tarik di museum saja, namun lebih dari itu, Si Kuda Liar juga diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk mengenal dan mempelajari sejarah Indonesia, khususnya sejarah dan kebesaran TNI AU.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel