TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Siap Catatkan Rekor Muri, TNI di Kalbar Mulai Latihan Tari Gemu Famire

By 29 Aug 2018 Berita
IMG-20180829-WA0014
TNI AU.Β  Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengadakan kegiatan yang akan dicatat sebagai rekor di Musium Rekor Indonesia (MURI). Kegiatan tersebut adalah tari Gemu Famire.
Tarian yang terinspirasi dari lagu ciptaan Nyong Franco, asal Kabupaten Sikka, Maumere , Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, akan dilakukan oleh gabungan TNI AU dari Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, TNI AD dari Kodam XII/Tanjungpura, dan TNI AL dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak.
Kegiatan yang bertajuk β€œPemecahan Reko MURI Tari Gemu Famire” tersebut, akan berlangsung pada Selasa, 4 September 2018 di Main Apron Lanud Supadio. Tarian Gemu Fa Mi Re secara kolosal ini disemarakkan oleh 6.000 peserta. Selain anggota TNI di Kota Pontianak, ada juga siswa sekolah-sekolah binaan TNI, organisasi kepemudaan dan masyarakat.
Ketua panitia kegiatan, Kolonel Pnb Sidik Setiyono, menyatakan para peserta yang akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, sudah mulai menggelar latihan. Tujuannya, agar kegiatan tersebut bisa berjalan lancar dan sesuai harapan.
β€œMulai hari ini, Selasa (29/8), kita gelar latihan bersama. Tiga matra TNI di Kalbar, latihan bersama di Main Apron Lanud Supadio,” kata Kolonel Pnb Sidik Setiyono.
Menurut perwira menengah TNI AU yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Personel Lanud Supadio, latihan tidak hanya diikuti oleh anggota TNI saja. Namun, dimeriahkan oleh Persatuan Istri Prajurit masing-masing matra.
Mereka adalah Persatuan Istri Prajurit TNI AD (Persit) Kartika Candra Kirana Kodam XII/Tanjungpura. Kemudian Persatuan Istri TNI AL, Jalanesastri Lantamal XII Pontianak, dan Persatuan Istri Anggota (PIA) Ardhya Garini Cab 19/D.I Lanud Supadio.
β€œUntuk Kota Pontianak, Lanud Supadio sebagai tuan rumah penyelenggara. Nantinya akan ada 6.000 peserta. Kegiatan ini akan live se-Indonesia, dengan total peserta mencapai 300.000,” paparnya.
Alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1997, yang pernah menjabat sebagai Komandan Skadron Udara (Skadud) 1 Elang Khatulistiwa Lanud Supadio mengakui, pemecahan rekor MURI berupa Tarian Kolosan Gemu Famire tersebut, dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke-73, 5 Oktober 2018. Kegiatan ini juga jadi simbol kebersamaan antara TNI di tiga matra dan masyarakat secara umum.
β€œAlhamdulillah, latihan pertama berjalan lancar. Semua peserta sangat bersemangat melakukan gerakan-gerakan dasar Tari Gemu Famire. Semoga saat pelaksanaan, bisa sukses,” pungkasnya.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Siap Catatkan Rekor Muri, TNI di Kalbar Mulai Latihan Tari Gemu Famire