Berita

Sidak Angkutan Darat, Laut dan Udara Arus Mudik Lebaran 2013 di Banjarmasin

Dibaca: 7 Oleh 05 Agu 2013Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Esron Sahat Bangun. Sinaga, S. Sos., bersama Gubernur Kalimantan Selatan, Drs. H. Rudy Arifin, MM, Sekda Kalsel M. Arsyadi, Komandan Korem 101/ANT, Kol. Inf Suharjono, Komandan Lanal Banjarmasin, Letkol Laut (P) Dato Rusman, SN, KSOP Trisakti Banjarmasin Capt Julianus T, GM. Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor Akhmad Munir meninjau arus mudik lebaran dari Kalsel ke pulau Jawa, Sabtu (3/8).

Inspeksi yang dilaksanakan tersebut dimulai dari peninjauan di pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Hingga H-5 Lebaran 1434 H, sudah ribuan pemudik dari Banjarmasin menuju Surabaya dan Semarang.

Peninjauan arus mudik lebaran dilanjutkan di jalur angkutan udara melalui bandara Syamsudin Noor. Memasuki masa mudik lebaran, penerbangan dari dan ke Bandara Syamsudin Noor telah berjalan dengan lancar. Jumlah penumpang mencapai 6.000 hingga 6.200 per hari dengan jumlah penerbangan sebanyak 19 pesawat per hari tutur GM. Angkasa Pura I Bandara Sjamsudin Noor.

Pada kesempatan Inspeksi di Bandara Syamsudin Noor, Komandan Lanud Sjamsudin Noor Letkol Pnb Esron SB. Sinaga, S. Sos., menyatakan bahwa pada perayaan Idul Fitri 1434 H ini untuk memberikan pelayanan terbaik dan memenuhi keinginan ribuan masyarakat yang mudik lebaran atas permintaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. TNI Angkatan Udara juga memberikan bantuan dukungan pesawat untuk pemudik dari Lanud Sjamsudin Noor dengan tujuan Surabaya, Solo, Yogyakarta dan Jakarta.

Peninjauan arus mudik lebaran terakhir dilanjutkan di terminal angkutan darat di kilometer 6 Banjarmasin dan dari pantauan posko terminal berjalan dengan baik dan terkendali.

Inspeksi ini bertujuan untuk memantau dan melihat secara langsung situasi dan kondisi arus mudik yang menggunakan angkutan darat, laut maupun udara guna mengantisipasi bila terjadi permasalahan dalam rangka Mudik Lebaran Idul Fitri 1434 H tahun 2013 ini. Situasi dan kondisi arus mudik secara umum dalam kondisi aman dan terkendali namun masih terjadi penumpukan penumpang yang cukup padat dan banyak penumpang yang tidak mendapatkan tiket.

Dari data yang dihimpun oleh pihak Adpel, terminal darat, laut dan udara bahwa pada pelaksanaan mudik lebaran tujuh hari jelang Idul Fitri, jumlah penumpang mengalami peningkatan sebesar 18%-20%.

Baca juga:  POMAU LANUD ABD GELAR SWEEPING

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel