Berita

Simulasi Emergency Drill “Crash Landing” EMBAL AIR PK-KEI

By 21 Dec 2018 January 4th, 2019 No Comments
IMG_9643
#TNIAU #TNI-AU

TNI AU.  Pesawat Embal Air, Reg PK-KEI tergelincir dan terbakar saat landing atau mendarat di Bandara Karel Sadsuitubun,Langgur sekira 09.45 Wit, Kamis, (20/12) pagi.

Dari 50 orang penumpang 5 orang dinyatakan meninggal dunia dalam kejadian ini, 25 orang selamat dengan kondisi 10 luka berat, 10 luka ringan.

Pada penerbangan dari Bandar Udara Ambon menuju Bandar Udara Karel Sadsuitubun,Langgur pesawat ATR 72-600 milik perusahaan Embal Air (perusahaan peberbangan contoh/asalan) mengalami crash landing pada saat mendarat.

Kecelakaan ini diakibatkan pesawat terkena tail wind yang datang tiba-tiba kemudian terhempas dan tergelincir sehingga pilot tidak dapat mendaratkan pesawatnya dengan sempurna dan menyebabkan Noose Wheel dan Main wheel sebelah kiri pesawat patah dan menyebabkan mesin pesawat menghantam runway hingga timbul api pesawat tergelincir dan berhenti ke shoulder sebelah kananh kanan landasan pacu 31 (grid map sektor 19 H) dan menyebabkan kerusakan yang cukup parah dan badan pesawat terbakar.

Demikian hasil simulasi dan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) atau Airport Emergency Exercise oleh pihak otoritas Bandara Udara Karel Sadsuitubun,Langgur .

Pada simulasi ini dilakukan upaya penyelamatan pada kru dan penumpang pesawat dengan melibatkan sekira 200 orang terdiri dari personil emergency Bandar Udara Karel Sadsuitubun, TNI (AD,AL,AU), Polres/Brimob Malra, Kantor Unit Penyelengara Bandar Udara Kelas II Karel Sadsuitubun, Tim Kesehatan Kab Malra, RSU, Damkar Kab. Malra, PMI Langgur, DISHUB Kab Malra, BASARNAS kota Tual

Sekira 20 menit, upaya penyelamatan penumpang dan pengamanan lokasi terjadinya kecelakaan serta sterilisasi Bandara Udara Karel Sadsuitubun,Langgur . dapat dilakukan oleh tim.

Kepala Bandar Udara Karel Sdsuitubun Bpk H. Anwar Hamid S.H, Perwakilan Direktorat Penerbangan Bandara Bpk. Alfian Galih Nugroho, Danlanud D. Dumatubun Letkol Pnb Sonny Irawan, S.S., M.M., Perwakilan Lanal Tual Letkol Laut Hartono, Perwakilan Dandim 1503/Tual Lettu Inf Bakri Renhoat, Kasat Sabhara Ipda Herman, Ka Basarnas Tual Ahmad Henaulu serta tamu undangan. yang hadir dalam simulasi tersebut, memuji tim PKD Bandar Udara Karel Sadsuitubun “Meski hanya simulasi namun tingkat kesulitan yang diperagakan dalam latihan penanggulangan keadaan darurat cukup beresiko. Sumulasinya cukup menegangkan dan mirip kejadian sebenarnya,” ujar Anwar Hamid.

Menurut Anwar Hamid, latihan PKD Bandar Udara Karel Sadsuitubun harus terus dilakukan agar supaya tim PKD bisa benar-benar teruji saat menghadapi situasi yang sebenarnya jika itu harus terjadinya. “Hasilnya cukup baik, latihan seperti ini harus rutin dilakukan,” ujarnya.