Berita

SIMULASI LATIHAN ALAP GESIT 2013

Dibaca: 14 Oleh 14 Mar 2013Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Menurut informasi Intelijen dicurigai ada kelompok gerakan pengacau keamanan bersenjata yang berkeinginan untuk mendirikan Negara Singkawang (NS) melaksanakan penggalangan kekuatan di wilayah bagian utara Kalimantan Barat. Kemampuan Negara Singkawang (NS) meningkat pesat baik unsur darat dan udara yang secara berkala serta meluaskan pengaruhnya dalam menekan pemerintah Republik Indonesia.

Dalam rangka mengantisipasi pergerakan Negara Singkawang (NS) yang telah menguasai beberapa kota penting di wilayah utara Kalimantan Barat (Sambas, Entikong dan Seluas). Untuk menghambat pergerakan pemberontak maka Skadron Udara 1 melaksanakan tembakan berupa penyekatan udara dengan menggunakan 1 flight Hawk 100/200 pada hari H jam J ke Satgasud yang menggelar kekuatannya di Satlakopsud Supadio.

Sejurus kemudian diterbangkan satu Flight Hawk 100/200 untuk melaksanakan misi operasi penyekatan udara (Air Interdiction) unsur tempur Hawk 100/200 mampu melaksanakan penghancuran jalur logistik maupun jalur komunikasi dan perhubungan musuh guna untuk menghambat gerak maju pasukan darat Negara Singkawang (NS). Dan pada saat misi penyekatan udara (Air Interdiction) pesawat Hawk 100/200 tertembak jatuh oleh Artileri Pertahanan Udara Negara Singkawang (NS).

Baca juga:  Komandan Lanud Sulaiman Buka Empat Pendidikan

Mengingat jatuhnya pesawat di daerah konfrontasi maka upaya penyelamatan dengan menggerakkan 1 Helly SAR yang mendapatkan Air Cover dari 1 flight Hawk 100/200 menuju daerah jatuhnya pesawat. Helly Escort diperlukan karena masih adanya kekuatan musuh dengan bersenjatakan ringan dan sedang.

Tim SAR PUR dari Batalyon 465 Paskhas berhasil menemukan korban dan melaksanakan penyelamatan untuk mendapatkan pertolongan lanjutan ke Rumkit TK III Lanud Supadio. Sementara 2 flight Hawk 100/200 yang telah melaksanakan Air Cover berdasarkan informasi dari Air Traffic Control Bandara Supadio 1 pesawat Hawk 100/200 dengan Tail Number TT0234 dengan pilot Lettu Pnb Ari Nugroho Widodo mengalami emergeny berupa Hidrolik noise wheel yang mengalami kerusakan. Tak lama kemudian seluruh jajaran yang ada di Lanud Supadio, mulai dari crash team Skadron Udara 1, pemadam kebakaran, Pomau, Intelpam, Rumkit Tingkat III Lanud Supadio, VCP, SAR Paskhasau dan unsur lain yang terkait langsung merespon berita tersebut, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah beberapa menit kemudian dari arah runway 15 pesawat mencoba landing dan berhasil. Seluruh unsurpun telah stand by disekitar taxy way guna memberikan pertolongan kepada penerbang tersebut. Dengan sigap, cekatan dan cepat tim crash team Skadron Udara 1 dan SAR Paskhasau berhasil mengeluarkan penerbang dari cockpit. Dan kemudian tim dari Rumkit Tingkat III Lanud Supadio memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan selanjutnya penerbang tersebut dibawa ke Rumkit untuk mendapat pertolongan selanjutnya.

Baca juga:  Personel Lanud Suryadarma Laksanakan Patroli Pembatas Kesatrian

Kejadian tersebut, bukanlah kejadian yang sebenarnya namun merupakan skenario latihan satuan Alap Gesit 2013 yang dilaksanakan pada Rabu (13/3) bertempat di Apron Lanud Supadio dan Skadron Udara 1. Dimana Lanud Supadio disimulasikan pada kondisi yang sesungguhnya dimana Lanud Supadio ikut mendukung Operasi Darat Gabungan Mandau Terbang 2013. Materi latihan ini dititik beratkan kepada pembuatan produk staf (Renlibat Satlakopsud Supadio), Operasi Dukungan Udara (Air Interdiction dan Close Air Support), SAR Tempur, penanganan medis, kemampuan interpretasi informasi intelijen TNI AU. Selain itu latihan ini juga untuk menguji kesiapsiagaan dan kecepatan seluruh satuan di jajaran Lanud Supadio serta mengevaluasi kembali protap yang ada apa masih layak atau perlu direvisi guna meningkatkan kemampuan operasional, keselamatan terbang dan kerja sehingga mencapai zero accident,” jelas Danlanud Supadio Kolonel Ir. Novyan Samyoga yang menyaksikan langsung kegiatan Latihan Alap Gesit 2013.

Sedangkan Kadisops Lanud Supadio Letkol Pnb Deni H. Simanjutak menambahkan bahwa latihan ini sangat berguna bagi para personel yang terlibat langsung apabila terjadi incident/accident pesawat. “Hal ini berguna untuk mengurangi kerugian personel maupun materiil akibat incident maupun accident tersebut,” jelas Kadisops disela-sela latihan.

Baca juga:  Danlanud Mus Rangkul Rekan Media Kota Sabang

 

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel