Berita

Simulasi Penangulangan Kebakaran di Kohanudnas

Dibaca: 2 Oleh 23 Sep 2016Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda TNI Abdul Muis didampingi Kas Kohanudnas Marsma TNI Supriharsanto saat mengikuti pelaksanaan simulasi penangulangan kebakaran di Kohanudnas. Kegiatan ini merupakan Program Kerja Denma Kohanudnas bekerjasama dengan Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, dimulai dengan materi penjelasan yang disampaikan oleh Serka Subiyanto Anggota Pemadam Kebakaran Halim P.K. Dalam materi lapangan yang berlangsung di lapangan Bola Labda Prakasa Nirwikara Kohanudnas Jakarta, Kamis (22/9).

Dalam penjelasanya Serka Subiyanto menyampaikan mengenai beberapa hal penting yang berkaitan dengan peristiwa kebakaran, hal yang sering menjadi penyebab terjadinya kebakaran adalah kurangnya kesadaran tiap individu dalam mencegah terjadinya kebakaran. Beberapa hal diantaranya: membuang puntung rokok sembarangan dan tidak mematikan api secara benar saat pembakaran sampah. Disisi lain suhu yang terlalu panas dan percikan api pada jaringan listrik juga dapat memicu terjadinya kebakaran.

Lebih lanjut dikatakan, kepada seluruh anggota yang hadir diharapkan memiliki kemampuan untuk melakukan upaya dini penanggulangan bahaya kebakaran dan tidak sepenuhnya menggantungkan diri kepada petugas pemadam kebakaran mengingat perambatan api yang sangat cepat pada saat terjadi kebakaran dan keterlambatan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Baca juga:  PANGKOOPSAU II MARSEKAL MUDA TNI AGUS SUPRIATNA KUNJUNGI LANUD MERAUKE

Simulasi yang dilaksanakan ini merupakan simulasi penanggulangan bahaya kebakaran dengan menggunakan alat tradisional yang tersedia, seperti karung goni,yang dibasahi dengan air, kemudian ditutupkan pada objek yang terbakar mampu memadamkan api secara cepat karena menghambat masuknya oksigen yang merupakan elemen penting dalam reaksi pembakaran. Selain itu juga disimulasikan cara-cara penggunaan alat modern yang berupa alat pemadam api ringan (APAR). Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat dan seluruh personel Makohanudnas. Diharapkan dengan kegiatan tersebut, setiap personel memiliki kesadaran yang tinggi tentang bahaya kebakaran dan kemampuan dalam menanganinya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel