TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 di Lanud I Gusti Ngurah Rai

IMG_5861

TNI AU. Ratusan massa melakukan aksi unjuk rasa meminta transparasi terhadap hasil pemilihan umum (Pemilu). Mereka berjalan dari kawasan Taman Satrya Gatotkaca Tuban menuju area Baseops Lanud I Gusti Ngurah Rai.

Setelah aspirasi yang disampaikan tidak didengarkan oleh pihak terkait, ratusan massa ini berencana menduduki bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sempat terjadi aksi brutal dan pembakaran oleh para pendemo.

Beruntung aksi mereka dapat digagalkan ratusan personel Lanud I Gusti Ngurah Rai  dengan peralatan anti huru-hara yang lengkap. Aksi ini ternyata bagian dari simulasi yang digelar Lanud I Gusti Ngurah Rai , Jumat (8/2) dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu 2019 yang akan digelar bulan April mendatang.

Komandan Lanud I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb Wibowo Cahyono Soekadi, S.Sos., mengatakan, simulasi ini merupakan aplikasi dari latihan dan persamaan persepsi di Koopsau II Makasar. Pada latihan tersebut, peserta perwakilan dari masing-masing Lanud, diberikan pembekalan terkait pemilu legislatif dan pilpres, ungkap Danlanud setelah  memipin langsung  kegiatan simulasi.

Danlanud menambahkan, TNI dalam hal ini merupakan baris ke 2 dalam membantu Polisi untuk melakukan pengamanan. Menurutnya, dua per tiga dari kekuatan TNI akan diperbantukan pada pengamanan nanti.

Lanud I Gusti Ngurah Rai  akan melakukan pengamanan di titik-titik menuju akses ring satu Bandara yang sekiranya berpotensi langsung berhubungan dengan pesawat. Tidak hanya di baseops, namun juga akses masuk menjadi atensi, ujar Danlanud.

Lebih lanjut Danlanud menyatakan Lanud I Gusti Ngurah Rai siap mensuskseskan pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019, tegas Danlanud.

 

 

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 di Lanud I Gusti Ngurah Rai