Berita

Siswa Skadik 105 Kurve di Kaliurang

Dibaca: 146 Oleh 22 Des 2010Tidak ada komentar
Siswa Skadik 105 Kurve di Kaliurang
#TNIAU 

Sejak ditinggalkan tanpa penghuni dua bulan lalu karena antisipasi erupsi Gunung Merapi, rumput dan tetumbuhan di Kstarian Skadron Pendidikan 105 Kaliurang tampak rimbun tidak terpelihara. Ksatrian yang dulu asri dengan tanaman tertata rapi, berubah menjadi semak ilalang yang tinggi.

 

Melihat kondisi seperti itu, sebanyak 41 siswa Wara Skadik 105 yang sejak 25 Oktober lalu “turun gunung” untuk pindah belajar di lingkungan Lanud Adisutjipto, Selasa (21/12) kembali ke Ksatrian di Kaliurang. Kedatangan para siswa di Ksatrian Kaliurang bukan lagi untuk belajar dan latihan, namun kedatangan mereka itu dalam rangka kurve massal.

 

Komandan Skadik 105 Letkol Sus Swiji Astuti menuturkan, keikutsertaan para siswa Wara dalam kegiatan kurve selain merupakan salah satu bentuk dari kegiatan kepengasuhan, juga merupakan wujud kepedulian siswa atas almamaternya.

 

Pelaksanaan kurve massal tidak hanya diikuti siswa Wara saja, namun juga diikuti seluruh antap Skadik 105 dan dibantu 1 pleton cadangan dari Lanud Adisutjipto. Dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Mental Lanud Adisutjipto Mayor Sus Arrobi, peserta kurve dibagi menjadi beberapa kelompok yang bertanggung jawab pada masing-masing sektor.

Baca juga:  PIA Lanud Adi Gelar Rapat Paripurna

 

Sektor-sektor yang dibersihkan papar Mayor Sus Arroby terbadi dalam dua bagian, yaitu sektor luar dan dalam. Sektor dalam meliputi pembersihan seluruh ruangan dari debu abu Merapi, sementara sektor luar meliputi pemotongan rumput dan merapikan tanaman.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel