Berita

SKADIK 505 SELENGGARAKAN CERAMAH BINTAL DAN PSIKOLOGI

Dibaca: 3 Oleh 13 Feb 2013Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Atas dasar telegram Aspers Kasau tentang optimalisasi penyegaran pembinaan rohani dilingkungan dinas dan pemukiman warga TNI AU serta telegram Aspers Kasau tentang arahan untuk melaksanakan pembinaan rohani secara intensif bagi anggota TNI dan keluarganya dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Juga berdasarkan Telegram Dankodikau Nomor T/1586/2012 tanggal 14 Desember 2012 tentang Pembinaan Mental Prajurit dan Keluarganya di Lingkungan TNI Angkatan Udara.

Maka Tim Pembinaan Mental Wing Pendidikan Umum (Wingdikum) yang dipimpin Kasi Bintal Wingdikum Mayor Sus Laode Mukari, S.Ag, beserta dua Perwira yaitu Kapten Sus Agus Basuki selaku Perwira Rohani dan Lettu Kes Yovita selaku Perwira Psikologi Wingdikum, Rabu, (13/2), melaksanakan ceramah Bintal dan Psikologi bertempat di ruang kelas E, Skadron Pendidikan (Skadik) 505, Halim Perdanakusum, Jakarta. Acara tersebut dihadiri para Perwira, Bintara dan Pegawai Negeri Sipil Skadik 505. Kegatan ceramah serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan di Skadik 502 dan 504.

Diawal acara Komandan Skadik 505 Letkol Sus Syamsul Bahari, M.Bus. mengatakan bahwa kegiatan ini sangat baik untuk pencerahan dan penyegaran mental anggota juga sebagai sarana yang efektif untuk silaturahmi dan komunikasi. Untuk itu ”saya menghimbau kepada seluruh anggota Skadik 505 supaya dapat mendengarkan ceramah dengan baik karena sangat berguna untuk kita semua, agar jiwa kita semakin mantap, keimanan semakin kuat, sehingga bermuara pada fikiran menjadi jernih dan memungkinkan timbulnya berbagai gagasan yang baik serta kekuatan untuk dapat mencegah berbagai macam pelanggaran yang dapat merugikan bagi diri pribadi, keluarga maupun institusi kita sendiri. ”, tegasnya.

Dalam ceramah tersebut, Kapten Sus Agus Basuki sebagai penceramah pertama membahas tentang keimanan dan ketaqwaan. Ia mengatakan bentengi diri dengan iman dan taqwa, mari kita tingkatkan kimanan dan ketaqwaan, saling cinta mencintai terhadap keluarga, suami dan istri dan gunakan waktu kita untuk kebaikan. Sementara Mayor Sus Laode Mukari, S.Ag. mengambil tema menjaga kebaikan dan kerukunan dalam berumah tangga, masalah perkawinan juga membahas tentang disiplin dalam waktu dan pergaulan.

Sedangkan Lettu Kes Yovita selaku Perwira Psikologi dalam ceramahnya mengatakan bahwa untuk menciptakan keluarga yang rukun dan bahagia maka harus ada kebersamaan, karena dengan kebersamaan akan menciptakan kesehatian. Saling menghormati pendapat dan perasaan sehingga segala bentuk perselisihan dan keributan dalam keluarga dapat terhindari. Saling menerima, melengkapi, dan saling mendukung. Saling mengasihi. Komunikasi yang baik, jujur dan selalu berkata benar, juga harus memiliki iman yang sama.

Baca juga:  KUNJUNGAN KOMISI 1 DPR RI DI SATUAN TNI WILAYAH KALIMANTAN SELATAN

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel