Berita

SKADRON UDARA 31 DUKUNG TMC UNTUK ANTISIPASI BANJIR BERKELANJUTAN

Dibaca: 3 Oleh 16 Jan 2014Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta melalui satu Pesawat Herkules C-130 bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan TNI Angkatan Udara melakukan pencegahan banjir melalui pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Rabu, 15/1. TMC umumnya diaplikasikan untuk menambah curah hujan dalam skema pengelolaan sumberdaya air di suatu wilayah yang kekeringan namun TMC juga bisa digunakan mengurangi curah hujan yang berlebih yang mengakibatkan banjir dengan cara menyebar garam di awan di wilayah sekitar DKI Jakarta melalui pesawat udara, agar awannya tidak membesar dan segera turun hujan.

Komandan Skadron Udara 31 Letkol Pnb Adrian Damanik dalam wawancaranya dengan media menyatakan, “Kami siap membantu BNPB semaksimal mungkin dan pesawat Hercules C-130 pun sudah siap dioperasikan untuk menyebar garam di udara”, ujar Alumni Akademi Angkatan Udara 1995 ini.

Seperti yang diberitakan selama ini, sejak adanya perintah dari Presiden untuk membantu pemerintah DKI Jakarta dan permintaan bantuan penanggulangan banjir oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kepada BNPB. Maka BNPB menggandeng BPPT dan TNI Angkatan Udara untuk menerapkan TMC.

Baca juga:  Komandan Lanud Adi Soemarmo dan Komandan Depohar 50 Serahkan Zakat Fitrah

Menurut Ketua Penanggungjawab Lapangan BPPT0 Dr Tri Handoko Seto, Msc , yang juga Kepala Bidang Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pembuatan Hujan BPPT. Realisasi TMC ini berubah-ubah tergantung kondisi cuacanya. Ada dua jenis teknik TMC yakni dengan teknik kompetisi dan teknik mempercepat hujan di daerah sebelum masuk di wilayah Jakarta. Lebih jauh dikatakan, Teknologi Modifikasi Cuaca ini harus memiliki tiga unsur yakni, pesawat, bahan semai dan Flight Scientist. Disamping menggunakan pesawat, BPPT juga memiliki sistem Ground Base Generator yang terletak di daerah Puncak Jawa Barat.

Diharapkan Penduduk DKI Jakarta tetap waspada namun juga harus optimis, sebab segala daya upaya telah dilakukan oleh pemerintah bersama TNI dalam menanggulangi bencana banjir ini. Kesiap-siagaan Lanud Halim Perdanakusuma dengan Skadron Udara-nya patut dibanggaka*menurut Bapak Seto.

TNI Angkatan Udara tentu sangat mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut dengan mempersiapkan pesawat Hercules C-130 yang memiliki daya angkut cukup besar untuk menyebarkan berton-ton garam dapur (Natrium Klorida) dan akan disebar atau disemai di wilayah Pelabuan Ratu, diatas awan yang berpotensi ujan pada ketinggian 9000 feet.

Baca juga:  Peringatan Sumpah Pemuda Ke 87 Di Provinsi Bali

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel