Berita

“SKADRON UDARA 4 KEBAKARAN”

Dibaca: 5 Oleh 11 Des 2012Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

 Pagi itu udara lembah Bromo bertiup spoi-spoi, sehingga suasana Lanud Abdulrachman Saleh terasa sejuk dan tenang. Seluruh anggota persiapan apel pagi dengan menggunakan pakaian olah raga berlogo Swa Bhuana Paksa. Demikian pula seluruh anggota Skadron Udara 4 Lanud Abd Saleh juga sudah siap untuk berolah raga. Tapi tiba-tiba dikejutkan oleh petugas jaga yang meneriakkan bahwa ruang publikasi Skadron Udara 4 kebakaran dan api telah merambat ke Ruang TB disebelahnya.

Mendengar berita kebakaran yang dibroadcast melalui radio HT tersebut, seluruh “Crash Team” Lanud Abdulrachman Saleh segera bergerak menuju tempat kejadian. Dalam perhitungan waktu kurang dari 25 menit api telah dapat dipadamkan dan korban kebakaran segera dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, karena Rumkit Lanud Abd Saleh tidak mampu menangani disebabkan terbatasnya fasilitas. Tingkat kerusakan mencapai 80% dari seluruh gedung yang terbakar. Seluruh anggota Skadron Udara 4 segera membersihkan puing-puing kebakaran dan konsolidasipun segera dilakukan. Komandan Skadron Udara 4, Mayor Pnb Tiopan Hutapea memberikan banyak penekanan, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

Demikian skenario latihan pemadaman kebakaran yang dilakukan di Skadron Udara 4 Lanud Abd Saleh, Selasa (11/12). Meski hanya latihan, akan tetapi kali ini seluruh unsur terkait benar-benar dibuat kelabakan karena skenario ini tidak diinfokan kepada siapapun, sehingga kesiap siagaan anggota benar-benar teruji dalam latihan ini.

Komandan Lanud Abd Saleh, Marsma TNI Gutomo, S.IP., pun tidak tinggal diam dalam latihan tersebut. Tataran Komando benar-benar diterapkan sehingga latihan berjalan lancar bagai penanganan kasus kebakaran yang sebenarnya.

Komandan Wing 2 Lanud Abd Saleh, Kolonel Pnb. Andi Wijaya dan Kadisops Lanud Abd Saleh, Kolonel Pnb. Yani Ajat HS. Ikut bergerak sesuai tugas, wewenang dan tanggung jawabnya hingga latihan berakhir yang ditandai dengan tepuk tangan riuh rendah karena latihan yang dilaksanakan secara dadakan bisa berjalan sesuai rencana yang ditetapkan.

Baca juga:  DAN LANUD SIM BUKA TMMD Ke-90 MEULABOH (DI ACEH BARAT)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel