Berita

SKATEK 042 IWJ, BERSIHKAN MONUMEN MIG 17

Dibaca: 13 Oleh 09 Feb 2012Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Monumen Pesawat tempur TNI AU yang berada di PPU (Pasar Produk Unggulan) depan terminal Maospati, dimaksudkan untuk menambah daya tarik pengunjung sehingga produk unggulan Magetan yang dipasarkan di PPU semakin laris.

Akan tetapi nampaknya monumen pesawat yang memiliki makna historis bagi TNI Angkatan Udara tersebut kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah setempat, terlihat rumput-rumput liar, sampah berserakan, debu, terpaan panas matahari dan hujan yang datang silih berganti telah mengubah monumen pesawat MIG-17 dikawasan PPU terkesan mangkrak.

Melihat kondisi sedemikian rupa Letkol Tek Eri Suryanto, yang kesehariannya mengomandani Skadron Teknik 042 merasa terpanggil untuk membersihkan kawasan tersebut. Oleh karenannya lingkungan yang sudah terlihat kotor Kamis, (9/2) dibersihkan oleh anggota Skatek 042 Lanud Iswahjudi. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-45 Skatek 042 yang mempunyai motto “No Ground No Flight” yang tepatnya jatuh pada tanggal 1 Maret 2012 mendatang.

Korve dipimpin langsung oleh Kasidakual Skatek 042, Kapten Tek Suroso, dengan membersihkan lingkungan sekitar monumen dari rumput dan tanaman liar serta sampah yang berserakan, agar terlihat asri dan indah dipandang mata.

Baca juga:  Apel Khusus Tahun Baru 2015 Di Makodikau

“Ini adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap pesawat tempur TNI AU yang memiliki makna historis bagi TNI AU khususnya Lanud Iswahjud, sehingga generasi penerus TNI AU maupun masyarakat umum dapat menyaksikan monumen pesawat tempur yang bersejarah tersebut”, ungkap Danskatek 042 Letkol Tek Eri Suryanto.

Pesawat tempur MIG-17 merupakan pesawat tempur buatan Rusia yang masuk ke Indonesia sekitar tahun 1950-an dan merupakan pesawat yang menjadi tulang punggung pada operasi Dwikora dan Trikora.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel