Berita

Sosialisasi Bahaya Narkoba di Lanud Soewondo oleh BNNP Sumut

Oleh 03 Mei 2019 No Comments
20190502 202716
#TNIAU 

TNI AU. Seluruh personel Lanud Soewondo, baik Militer maupun PNS menerima Sosialisasi tentang Bahaya Narkoba dari BNNP Sumatera Utara bertempat di aula Silindung Lanud Soewondo. Kamis (2/5).

Komandan Pangkalan TNI Angkatan UA Soewondo, Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey pada kesempatan tersebut dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadisops Letkol Pom Nicolas Sinaga menyampaikan selamat datang kepada Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sumut, bapak Tuangkus Harianja, M.M beserta rombongan, sekaligus juga kami mengucapkan terimakasih berikut penghargaan yang tinggi, karena telah berkenan memenuhi undangan kami untuk memberikan materi ceramah tentang narkoba dan bahaya penyalahgunaan serta upaya pencegahannya.

Selanjutnya Danlanud mengatakan bahwa, menyikapi perkembangan situasi dewasa ini tentang tingginya pengguna ataupun tindakan penyalahgunaan narkoba yang menjadi masalah serius, khususnya di Indonesia yang saat ini sudah merambah ke berbagai profesi, dimana saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan, oleh sebab itu maka saya memandang acara ceramah sosialisasi seperti ini sangat penting dilaksanakan dengan tujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang bahaya akibat penyalahgunaan narkoba serta bagaimana upaya untuk pencegahan dan penanggulangannya.

Danlanud juga mengajak peserta sosialisasi untuk mendengarkan dan menyimak dengan seksama penjelasan materi tentang dampak dari penyalahgunaan narkoba serta upaya pencegahannya, yang akan disampaikan oleh pemateri, dan saya mohon kepada kita semua agar dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini untuk menanyakan langsung bilamana ada hal-hal yang belum jelas dan kurang dipahami, serta menyampaikan kepada rekan kita yang tidak dapat hadir, juga kepada keluarga dan orang-orang yang kita sayangi, dengan begitu maka tujuan dan sasaran kegiatan ini dapat tercapai dengan baik.

Danlanud juga berpesan bahwa dengan berkelakuan baik serta harmonis dalam kehidupan berkeluarga, saling berkomunikasi dan taat menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing akan dapat menjauhkan diri kita dari pengaruh buruk narkoba, tutur Danlanud.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sumut, Bapak Tuangkus Harianja, M.M yang mengatakan bahwa masalah Narkoba merupakan masalah terbesar setelah korupsi dan terorisme yang menjadi musuh bersama. Salah satu upaya kita untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yaitu dengan cara memberikan sosialisasi bahaya narkoba seperti saat ini kepada orang-orang yang belum terpengaruh narkoba. Dengan memahami akibat buruk dari pengaruh narkoba, maka seseorang maupun masyarakat termasuk kaum milenial tidak akan membeli ataupun mencoba-coba untuk menggunakan narkoba, katanya.

Acara yang juga dihadiri oleh Putri Indonesia perwakilan Sumut Anauskha Bhuller selaku duta anti narkoba ini dilanjukan dengan tanya jawab dan diakhiri dengan pemberian cenderamata dan foto bersama.

Komentar