Berita

Sosialisasi Dislambangjaau di Lanud Sjamsudin Noor

Oleh 02 Agu 2019 Agustus 5th, 2019 Tidak ada komentar
Sosialisasi Dislambangjaau Di Lanud Sjamsudin Noor
#TNIAU 

TNI AU.  “Zero Accident” adalah tujuan yang sangat sulit dicapai karena kekhilafan merupakan  sifat manusia, akan tetapi  “Zero Accident”  merupakan suatu tujuan yang dapat dicapai dalam suatu dekade bila didukung dengan program Safety/Lambangja secara berkelanjutan. Oleh karenanya program Safety wajib dilaksanakan bahkan harus menjadi prioritas utama guna mewujudkan Zero Accident di setiap jajaran TNI AU. Berkaitan dengan hal tersebut, untuk memperkecil bahaya keselamatan dalam terbang dan keselamatan bekerja serta untuk lebih memaksimalkan fungsi Lambangja demi terwujudnya “Zero Accident” dalam setiap pelaksanaan tugas, Kadislambangjaau yang diwakilkan oleh Kasigahlakabinlambangja Dislambangjaau Letkol Tek Louis B. V. Da Costa, S.T., M.AP., dan Kasubsistandpal Subdislambangja Dislambangjaau Mayor Tek Bambang Suwito merasa perlu untuk mengadakan sosialisasi guna mencapai “Zero Accident” di Lanud Sjamsudin Noor, guna memberikan pembekalan tentang Lambangja bertempat di ruang Rd. S. Suryadarma Mako Lanud Sjamsudin Noor. Jumat, (2/8).

Dalam ceramahnya yang  disampaikan oleh Kasigahlakabinlambangja Dislambangjaau Letkol Tek Louis B. V. Da Costa, S.T., M.AP., dan Kasubsistandpal Subdislambangja Dislambangjaau Mayor Tek Bambang Suwito kepada seluruh anggota Lanud SAM, baik Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lanud SAM mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Dislambangjaau dalam memberikan pengantar, pencerahan tentang Lambangja di setiap jajaran TNI AU, agar tugas-tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat mencapai serta mempertahankan Zero Accident.

Sementara itu Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Riadi Widyoko, yang diwakili oleh Kadisops Lanud SAM Mayor Lek Agus Susanto pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat datang sekaligus bangga serta dengan tangan terbuka menerima kunjungan Dislambangjaau yang akan memberikan ceramah tentang Lambangja di Lanud Sjamsudin Noor. Danlanud Sjamsudin Noor mengatakan bahwa sebagai seorang prajurit TNI AU sudah seharusnya menjadikan “Safety”/Keselamatan Terbang dan Kerja sebagai satu nafas dalam setiap pelaksanaan tugas, karena budaya Safety menghendaki adanya kesadaran, kebiasaan dan ketulusan setiap individu dalam melaksanakan tugas tanpa adanya instruksi khusus dari pimpinan. Maka dari itu sangatlah perlu diadakan ceramah tentang lambangja ini karena anggota TNI AU khususnya yang ada di Lanud Sjamsudin Noor ini akan mendapat wawasan baru serta penyegaran dan bekal pengetahuan tentang keselamatan terbang dan kerja.

Selaku Komandan Lanud Sjamsudin Noor, mengharapkan kepada seluruh anggota Lanud Sjamsudin Noor agar melalui ceramah lambangja seperti ini, para personel dapat menyimak, memahami dan memberikan wawasan lebih luas akan arti dan pentingnya lambangja di lingkungan kerja, karena keselamatan terbang dan kerja memegang peranan yang sangat penting dalam pencapaian Zero Accident, untuk itu tindakan preventif dari personel lambangja sangat diharapkan guna mewujudkan tingkat keselamatan yang tinggi dalam pendayagunaan setiap sistem.Kepada seluruh anggota Lanud Sjamsudin Noor agar tidak malu-malu untuk bertanya, karena dimanapun dan kapanpun kita dalam bertindak harus selalu memperhatikan keselamatan,” himbau Danlanud.

Pada kesempatan tersebut dalam ceramahnya Letkol Tek Louis B. V. Da Costa, S.T., M.AP., dan Mayor Tek Bambang Suwito juga memberikan contoh-contoh yang berbahaya dalam keselamatan kerja pada tampilan slide proyektor, seperti misalnya: Merokok tidak pada tempatnya, tidak menggunakan pengamanan bila bekerja dalam tempat ketinggian, melaksanakan pengecekan landasan guna pendaratan pesawat, disiplin tertib berlalu lintas dan lain sebagainya. Selain itu pula pada ceramahnya beliau mengingatkan didepan para anggota Lanud SAM bahwa keberadaan seksi Lambangja tidak hanya mengawasi kerja melainkan keselamatan kerja menjadi tanggung jawab bersama dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel