Berita

SOSIALISASI HIDUP SEHAT TANPA NARKOBA DI LANUD SURYADARMA

Dibaca: 4 Oleh 09 Agu 2010Tidak ada komentar
SOSIALISASI HIDUP SEHAT TANPA NARKOBA DI LANUD SURYADARMA
#TNIAU 

Bertempat di Hanggar Colibri Skadron Udara 7, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Subang bekerjasama dengan Lanud Suryadarma mengadakan sosialisasi Narkoba bagi anggota TNI AU di Kalijati meliputi Lanud Suryadarma, Wingdiktekkal, Kompi “B” BS Paskhas, Ibu-ibu Pengurus PIA Ardhya Garini dan siswa SMK Angkasa, Rabu (4/8). Sosialisasi diikuti sekitar 400 personel diisi dengan pemutaran film dokumenter tentang bahaya narkoba, ceramah, testimoni mantan pelaku narkoba hingga penekanan Komandan Lanud Suryadarma bagi anggota TNI AU di Kalijati.

Danlanud Suryadarma Kol Pnb Irwan Is. Dunggio S.Sos., dalam sambutan awalnya menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara yang telah menunjuk Lanud Suryadarma sebagai salah satu sasaran sosialisasi Narkoba, oleh karena itu diharapkan agar anggota menyimak materi penyuluhan dengan baik. Selanjutnya penceramah pertama Komisaris Polisi Sirat yang menjabat Kepala Bagian Bina Mitra Polres Subang menjelaskan mengenai isi UU No. 35/2009 tentang Narkoba dan Peraturan Presiden No. 23 tahun 2010 tentang Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dijelaskan sangsi hukum bagi pengedar, pengguna dan pembuat narkoba telah ada dan sangat berat, apalagi bagi anggota TNI/Polri selain diberhentikan dengan tidak hormat juga akan di hukum secara pidana. Di akhir uraiannya penceramah menyimpulkan sikap-sikap untuk menjauhi narkoba yaitu menjalankan sikap hidup sehat diantaranya tidak merokok, berdisiplin, meningkatkan kehidupan beragama dan mengawasi anak yang telah beranjak remaja agar tidak terpengaruh budaya bebas.

Baca juga:  Dankorpaskhas : Berlatih untuk Bertempur Agenda Utama Prajurit Satuan Bravo’ 90 Paskhas

Sedangkan saat testimoni menampilkan Renata, pekerja sosial dari Yayasan Masyarakat Sehat Provinsi Jawa Barat yang juga mantan pecandu narkoba selama enam tahun. Diceritakan bahwa ia merupakan anak tunggal yang terpengaruh lingkungan sehingga jatuh ke dalam dunia narkoba. Dijelaskan narkoba awalnya akan dikonsumsi secara bertahap dari yang paling ringan hingga yang berat tingkatannya. Demikian pula efeknya bagi pecandu, akan terus merasa kecanduan dan susah untuk dihentikan karena saraf-saraf pusat di otak yang diserang. Oleh karena itu, yang jatuh akan susah bangkit, kalaupun sembuh tidak dapat dipulihkan kesehatannya. Selanjutnya diadakan interaksi berupa tanya jawab dengan peserta.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel