Berita

Sosialisasi Kewaspadaan Dan Bela Negara kepada 10 Perguruan Tinggi di Malang

Dibaca: 29 Oleh 14 Sep 2017Tidak ada komentar
Sosialisasi Kewaspadaan Dan Bela Negara kepada 10 Perguruan Tinggi di Malang
#TNIAU 

TNI AU.   Sebanyak 200 peserta sosialisasi dari 10 Perguruan Tinggi di malang dan Ormas serta Organisasi kepemudaan, Pagi ini Rabu (13/9) mengikuti acara sosialisasi Kewaspadaan dan Bela Negara yang disampaikan oleh Ketua tim sosialisasi dari Paban III/Hanwil Sportdirga Kol Sus Taibur Rachman dari Mabesau, yang mengambil tempat di Gedung Cakrawala Lanud Abd Saleh.

Rombongan Dari Spotdirgaau (staf Potensi Dirgantara angkatan Udara) terdiri dari Kol Sus Taibur Rachman, Letk Sus jamingun, (Pabandya Natdirga), Letkol Kes Wesly Sirait, dan Mayor Pom Kukuh DR. Kedatangan Tim sosialisasi Bela negara dan kewaspadaan diterima langsung oleh Komandan wing 2 Lanud Abd Saleh Kolonel Pnb Hermawan Widhianto, S.E.dan didampingi Danskatek 022, Kainfolahta, Kapotdirga.

Danlanud Abd dalam sambutannya yang dibacakan Dan Wing 2 Lanud Abd Saleh mengatakan “konstitusi mengamanatkan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Amanat konstitusi ini berakar dari sejarah perjuangan bangsa. NKRI bisa berdiri tegak sebagai negara yang berdaulat tidak lepas dari perjuangan dari seluruh kekuatan rakyat untuk membela tanah air tercinta ini. Karena saat ini, tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan bangsa indonesia, sifatnya sudah multi dimensi, artinya ancaman tidak lagi bersifat konvensional atau fisik namun ancaman dapat berupa proxy war (kasat mata) bahkan dapat berupa perang asimetris.

Baca juga:  Lanud Rsn Siap Dukung Pelaksanaan Latma “Vector Balance Iron”

Kemajuan ilmu pengetahuan akan memberikan dampak sosial baik yang bersifat posistif maupun negatif. Kemajuan teknologi dan sarana komunikasi membawa dampak semakin pudarnya batas wilayah dan tanggung jawab sosial. Seperti sering kita dengar penyebaran hoax yang dilakukan oleh oknum disuatu daerah (x) dan pelakunya tersamar dan mengunakan media sosial (internet) hal ini apabila tidak kita cermati dengan serius maka akan menjadi habit yang buruk terhadap karakter bangsa indonesia dan bahkan dapat merusak, mengancam persatuan dan kesatuan NKRI.”

Hal serupa juga disampaikan oleh penceramah pertama Pabab III/Hanwildirgaau Sportdirga Mabesau (Kolonel Sus Taibur Rachman), yang menegaskan kesadaran bersama terhadap perpecahan atau disintegrasi akibat oleh rusaknya sendi-sendi kehidupan kita. Lebih jauh Kol Taibur berharap memupuk watak cinta tanah air, menjadi sense of intelligent terhadap diri dan keluarganya.

Saat ditanya wartawan Kol Sus Taibur mengharapkan “dengan dibekalinya para mahasiswa ini dengan kesadaran bela negra diharapkan dapat menanggal ajaran terorisme, menjauhkan diri dari narkoba, pergaulan bebas, bahkan ajaran-ajaran yang menyimpang.

Baca juga:  International Perak Championship 2019. Penerjun TNI AU Raih Prestasi di Malaysia

Menurut rencana kegiatan ini akan berlangsung 1 hari dan meliputi kegiatan classical dan lapangan. 10 macam game akan diberikan untuk kegiatan di outing class. Penceramah kedua Letkol Sus Jamingun membicarakan isu nasional termasuk an Bela Negara harus gencar disosialisasikan kepada masyarakat guna untuk memahami, mencintai dan pada akhirnya mempunyai wawasan adalah menyiapkan kekuatan dan menjaga wilayah Indonesia serta menjaga kedaulatan NKRI.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel