Berita

Sosialisasi Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari BPTP Jabar di Seskoau

Dibaca: 82 Oleh 30 Sep 2013Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Bertempat di Ruang Rapat Kantor PIA Ardhya Garini, CBS Seskoau Lembang Bandung Barat, Tim sosialisasi konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari dari BPTP Jabar mengadakan ceramah kepada anggota Pia Ardhya Garini CBS Seskoau, Jumat (27/9). Ceramah diikuti sekitar 50 peserta diberikan Ir. Susi Mindarti, MP berjudul “Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kebun Bergizi Melalui Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL)” yang didampingi oleh tiga orang pendamping.

Dalam uraiannya penceramah menyebutkan di tengah-tengah perkembangan kemajuan kehidupan manusia, kemandirian pangan merupakan salah satu unsur penting rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Agar kemandirian pangan tersebut terlembaga dengan baik di tiap-tiap rumah tangga bahkan lingkungan masyarakat, Kementerian Pertanian meluncurkan konsep Kawasan Pangan Rumah Lestari (KRPL) yang didukung pula oleh Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (Sikib).

Kawasan Rumah Pangan Lestari merupakan suatu kawasan pangan yang dikelola oleh masyarakat mulai dari Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), dusun, desa/Kelurahan hingga kecamatan. Pengertian KRPL adalah rumah yang memiliki pekarangan yang cukup untuk dimanfaatkan secara intensif melalui penanaman tanaman pangan yang produktif bersifat ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan mengacu pada prinsip ketahanan dan kemandirian pangan, diversifikasi pangan, ketiga konservasi sumberdaya genetik dan upaya lestari melalui kebun bibit. Dengan KPRL diharapkan pemenuhan kebutuhan pangan terpenuhi bahkan dapat meningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga maupun masyarakat.

Baca juga:  Upacara Mingguan di Kosekhanudnas III

Penceramah juga menjelaskan tentang tata cara pengelolaan pekarangan. Dijelaskan lahan pekarangan dibedakan menjadi dua yaitu lahan yang terdapat di belakang rumah atau di samping rumah dan lahan yang terdapat di perkotaan atau lahan sempit. Untuk dapat memanfaatkan lahan, beberapa teknik menanam tanaman yang baik antara lain adalah dalam bentuk bedengan dan teknik vertikultur untuk lahan terbatas. Untuk teknik bedengan memerlukan sarana tambahan, seperti pot dari bambu dan lain-lain. Selain itu dijelaskan juga cara pembibitan dan persemaian tanaman sayuran yang mudah dibudidayakan seperti selada, sawi, terong dan cabai dan ada pula tanaman yang dapat di tanam secara langsung seperti bayam, kangkung dan kacang panjang. Penceramah juga menjelaskan cara pencegahan gulma tanaman sayuran seperti thrip, kutu daun, tungau, ulat daun dan ulat buah.

Hadir pada acara tersebut Wakil Ketua Pia Ardhya Garini CBS Seskoau Ny. Dwi Djatmiko S.B, beserta seluruh pengurus Pia Ardhya Garini CBS Seskoau, Ibu- ibu penghuni Komplek Nuri, Angkasa dan Blok H Seskoau.

Baca juga:  PERWIRA TNI MENGIKUTI SEKOLAH BAHASA KOREA DI KOREAN DEFENCE LANGUAGE INSTITUTE

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel