Berita

SOSIALISASI NARKOBA DI LANUD EL TARI

Dibaca: 2 Oleh 19 Jul 2013Tidak ada komentar
SOSIALISASI NARKOBA DI LANUD EL TARI
#TNIAU 

Dari Badan Narkotika Nasional Propinsi NTT (BNNP), telah mensosialisasikan tentang Dampak penyalahgunaan Narkoba di Lanud El Tari. Hadir Komandan Lanud El Tari Kolonel Pnb Eko Dono Indarto, Muhamat Sidiq dari Avokasi BNNP NTT dan para Perwira, Bintara, Tamtama, PNS Lanud EL Tari, Kompi ‘’D’’ BS Paskhas, Siswa SMA Karolus dan SMP Angkasa Lanud El Tari, yang bertempat di Gor Lanud El Tari. Jum’at. (19/7).

Komandan Lanud El Tari dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada kepala seksi Avokasi BNNP NTT, yang telah meluangkan waktunya untuk mensosialisasikan tentang penyalahgunaan Narkoba di lingkungan TNI. Besar harapan dengan disosialisasikan tentang Narkoba ini , diharapkan seluruh personel Lanud El Tari untuk mengambil hikmahnya dan pelajaran dari pada akibat pemakai maupun pengedar narkoba. dan jagan sampai mencoba untuk mencicipinya, jika itu terjadi maka dampak dan akibat yang ditimbulkan oleh efek obat tersebut dapat memberikan kecanduan dan akan merusak mental dan psikologis diri sendiri, keluarga maupun lingkungan masyarakat sekitar . oleh karena itu narkoba adalah merupakan Zat aktif yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan seseorang atau psikologis seseorang pikiran, perasaan dan prilaku serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik maupun psikologis orang.

Baca juga:  Kunjungan Kerja Pangkoopsau I Di Lanud Ranai

Penceramah juga menyampaikan bawa narkoba merupakan kejahatan yang bersifat lintas negara. Artinya narkoba dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar terhadap seseorang, terutama dapat mempengaruhi kesehatan sosial ekonomi dan keamanan, sehingga generasi bangsa dan masa depan. Dari hasil penelitian BNN dengan puslitkes-UI tahun 2008 menunjukan angka prevalensi(Penyalahguna Narkoba) nasional mencapai 1,99% dari penduduk Indonesia3,6 juta orang dan tahun 2011 naik menjadi 2,2% (3,8 juta ). Indonesia rawan terhadap peredaran narkoba dan sudah menjadi surga jaringan sindikat Narkoba dan tidak lagi negara transit tetapi sudah menjadi pasar narkoba yang besar.

Hasil penelitian BNN yang bekerjasama dengan puslitkes-UI tahun 2011, usia 10-59 tahun dan 9,6- 12,9 juta orang 5,9% dari populasi yang pernah mencoba memakai narkoba minimal satu kali sepanjang hidupnya. Sindikat narkotika Inter nasional yang beroperasi di Indonesia yaitu negara Nigeria, Nepal, India, Pakistan, Cina, Taiwan, Malaysia dan Iran. Ini semua perlu di waspadai dengan jalur laut maupun Udara sebagai jalur alternatif bagi para pengedar Narkoba.

Baca juga:  KEGIATAN SATGAS OPERASI TERPADU PENANGGULANGAN BENCANA ASAP DI RIAU

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel