Berita

Sosialisasi Penghapusan Barang Milik Negara (BMN) di Koopsau II

Dibaca: 24 Oleh 26 Nov 2019Tidak ada komentar
Sosialisasi Penghapusan Barang Milik Negara (BMN) di Koopsau II
#TNIAU 

TNI AU. Komando Operasi TNI Angkatan Udara II melaksanakan kegiatan sosialisasi penghapusan Barang Milik Negara (BMN), yang berlangsung di Ruang Rapat Suryadi Suryadarma Makoopsau II Senin (25/11/2019). Acara ini dibuka oleh Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro yang dihadiri oleh para pejabat Makoopsau II, dan para peserta sosialisasi, yaitu para Pejabat Simak BMN, Pejabat Kalmat dan Operator Simak BMN, masing-masing 6 orang dari Lanud Sultan Hasanuddin, 4 orang dari Kosekhanudnas II, 4 orang dari Wing 2 Paskhas, 4 orang dari Yon 466 Paskhas, dan 4 orang dari Denma Koopsau II. Dengan Pembawa Materi Kolonel Kal Esra Sembiring beserta Tim dari Dismatau.

Pangkoopsau II Marsda TNI Donny Ermawan, T., M.D.S. dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro mengatakan bahwa Barang Milik Negara, yang selanjutnya disingkat BMN, adalah semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau berasal dari perolehan lainnya yang sah, maka untuk mewujudkan akuntabilitas pengelolaan Barang Milik Negara, penghapusan Barang Milik Negara harus dilaksanakan secara efisien, efektif dan akuntabel, sehingga perlu diatur ketentuan mengenai tata cara pelaksanaan penghapusan Barang Milik Negara tersebut.

Baca juga:  Danseskoau : Kita Tetap Fokus Menjaga Netralitas TNI

Lebih lanjut Pangkoopsau II mengatakan bahwa penghapusan adalah tindakan yang dilakukan untuk menghapus Barang Milik Negara dari daftar barang dengan menerbitkan keputusan dari pejabat yang berwenang untuk membebaskan Pengelola Barang, Pengguna Barang, atau Kuasa Pengguna Barang dari tanggung jawab administrasi dan fisik atas barang yang berada dalam penguasaannya.

“Dengan adanya penghapusan Barang Milik Negara, maka akan terjadi Perubahan Daftar Barang Pengguna atau Daftar Barang Kuasa Pengguna, oleh karena itu penghapusan tersebut harus dicantumkan dalam Laporan Barang Pengguna atau Laporan Barang Kuasa Pengguna sebagai Perubahan Daftar Barang Milik Negara dari akibat penghapusan Barang Milik Negara tersebut”, ungkap Pangkoops.

Diakhir sambutannya Pangkoopsau II mengatakan bahwa sosialisasi ini sangat penting agar dapat menghasilkan input yang positif dan akurat yang nantinya akan dijadikan dasar dalam proses penghapusan Barang Milik Negara, tentunya para peserta sosialisasi akan mendapatkan informasi yang lebih lengkap, sehingga ke depan dapat melaksanakan tugas-tugas dengan lebih baik lagi utamanya dalam pengelolaan Barang Milik Negara yang dipercayakan kepada TNI Angkatan Udara. Oleh karena itu Panglima mengharapkan agar para peserta dapat menyimak dengan baik materi yang akan disampaikan oleh para pemateri serta mempertanyakan hal-hal yang belum dimengerti sehingga dapat dipahami dan dimengerti dengan baik.

Baca juga:  TNI AU Medan Sambut HUT ke-75 TNI dengan Kegiatan Donor Darah

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel