Berita

Sosialisasi Potdirga TA. 2021 di Lanud Husein Sastranegara

Dibaca: 6 Oleh 06 Apr 2021Tidak ada komentar
Sosialisasi Potdirga TA. 2021 Di Lanud Husein Sastranegara
#TNIAU 

TNI AU.  Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Ali Gusman,S.T.,M.M. menerima Paban III/Tahwildirga Spotdirga Kolonel Sus Kodrat Maliki, dalam acara Sosialisasi dan pengawasan evaluasi Potensi Dirgantara  Bidang Ketahanan Wilayah Dirgantara yang dilaksanakan di gedung Graha Antariksa Lanud Husein Sastranegara Bandung. Selasa (6/4/2021).

Dalam sambutanya Komandan Lanud Husein Sastranegara mengajak para peserta sosialisasi untuk memahami tentang  ketahanan wilayah potensi dirgantara dan teritorial aspek dirgantara, sehingga satuan pelaksana TNI AU dapat memanfaatkan potensi dirgantara diwilayahnya.

Pada kesempatan yang sama  Paban III/Tahwildirga Spotdirga yang membacakan sambutan  Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kasau Marsda TNI Kusworo, S.E., M.M., menyatakan bahwa wasev potdirga bidang tahwildirga Spotdirga sebagai pembantu Aspotdira KSAU di bidang pengkajian, perumusan, dan penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan ketahanan wilayah melalui pembinaan ketahanan wilayah pembinaan potensi wilayah dan pembinaan minat dirgantara yang bertujuan untuk menyiapkan kekuatan dan kemampuan kewilayahan aspek dirgantara dalam rangka mewujudkan ruang, alat, dan kondisi  juang kedirgantaraan yang tangguh serta menyiapkan kekuatan dan kemampuan komponen cadangan dan komponen pendukung matra udara sebagai kekuatan penggangda yang ada di wilayah udara kepulauan pertahanan negara aspek udara.

Baca juga:  Pelaksanaan Tugas Lakukan Prosedur dan Aturan

Ditambahkanya, untuk mewujudkan kesamaan persepsi ,pola pikir, pola sikap dan pola tindak didalam manajemen pembinaan potensi dirgantara maka diperlukan pengawasan dan evaluasi serta sosialisasi.

Letkol  Sus Rahmania selaku pemateri pertama menyampaikan pokok bahasan meliputi materi, tugas Spotdirga, fungsi spotdirga, potensi dirgantara, komponen pertahanan negara yang meliputi komponen utama, dan komponen cadangan,

Sementara Letkol Pom Kukuh menyampaikan materi strategi pertahanan negara, Bentuk ancaman berupa ancaman militer dan nonmiliter serta ancaman baru berupa Ancaman Hibrida (Hybrid threat) merupakan ancaman yang dilakukan secara serempak dengan menerapkan cara-cara konvensional dan nonkonvensional

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel