Berita

Sosialisasi Protap Pengamanan Kunjungan Tamu di Lanud Husein Sastranegara

Dibaca: 351 Oleh 17 Sep 2010Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Potensi timbulnya kerawanan di lingkungan kerja dan masyarakat dapat terjadi dimana saja, termasuk di lingkungan militer sekalipun. Untuk itu segala potensi yang mengarah kepada kondisi rawan harus sedini mungkin diantisipasi, sebagai contoh kerawanan yang mungkin terjadi dari kunjungan tamu atau orang-orang yang tidak jelas maksud dan tujuannya sehingga dapat menimbulkan ketidaknyamanan lingkungan.

Guna meminimalisir kesalahan penanganan terhadap kunjungan para tamu ke Lanud Husein Sastranegara, atas perintah Komandan Lanud Husein S., Kolonel Penerbang Asep Adang Supriyadi, Kepala Intelijen dan Pengamanan (Kaintelpam) menyosialisasikan Prosedur Tetap Pengamanan Kunjungan Tamu di Lanud Husein Sastranegara yang telah ditetapkan berdasarka Keputusan Komandan Lanud Husein Sastranegara Nomor Kep/13/IX/2010 dan berlaku efektif sejak tanggal 7 September 2010.

Seusai apel pagi seluruh Pama Lanud Husein menuju Ruang Rapat untuk menyimak sosialisasi yang disampaikan langsung oleh Mayor Sus Tri Priyo Widodo, Kaintelpam. Dalam arahannya selama kurang lebih 45 menit, Kaintelpam mengharapkan setiap personel yang terlibat dalam penerimaan tamu yang berkunjung ke Lanud Husein, dalam hal ini yang terkait langsung adalah Satpomau, Piket Pangkalan, dan Intelpamau, memahami secara teknis prosedur yang harus dijalani. Sebagai contoh bila ada tamu yang datang, prosedur pertama adalah lapor ke Pos Induk Pomau untuk dicatat identitasnya. Tamu kemudian menyerahkan kartu identitas untuk ditinggalkan di Pos kemudian diberikan Kartu Passring dan diarahkan menuju Piket Pangkalan. Di Piket Pangkalan tamu diminta untuk laporan kembali sembari dicatat kembali identitasnya dan ditanyakan keperluan yang bersangkutan kepada siapa dan urusannya apa. Piket Pangkalan kemudian menghubungi Pejabat yang dimaksud untuk konfirmasi kedatangan tamu apakah bersedia menerima tamu atau tidak. 

Baca juga:  77 Personel Lanud Roesmin Nurjadin Naik Panghkat

Sementara prosedur penerimaan kunjungan dari Warga Negara Asing (WNA) diatur lebih lanjut dengan harus dikeluarkannya Security Clearence atau Surat Keterangan Hasil Penelitian Personel (SKHPP) dari Intelpam. Prosedur penerimaan tamu lainnya pun hampir sama, telah diatur dengan jelas dalam protap.

Prosedur ini sebaiknya dipahami benar guna terciptanya kondisi yang aman bagi setiap personel dalam melaksanakan tugas pokok yang menjadi tanggung jawabnya di wilayah Lanud Husein S.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel