Berita

Sosialisasi Spotdirga Dan Hukum Udara

Dibaca: 84 Oleh 24 Agu 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Staf Potensi Dirgantara (Spotdirga) Mabes TNI Angkatan Udara memberikan sosialisasi pemberdayaan potensi dirgantara dan hukum udara kepada personel Lanud Raden Sadjad, Satrad 212 dan Paskhasau di gedung Cakrawala Lanud Raden Sadjad Ranai-Natuna, Rabu (23/8).

Sosialisasi Spotdirga tersebut disampaikan oleh tim Spotdirga Mabes TNI AU Kolonel Pas Budi Sumarsono S.A.P Paban VI Taswilud Mabesau dengan paparan Pemberdayaan Potensi Dirgantara, sedangkan Mayor Sus Andre Paminto ,Kasubsi Diskumau memaparkan Hukum Udara. Acara tersebut dihadiri oleh Komandan Satrad 212 Ranai, Letkol Lek Bambang Budi Kuncoro, Kadisops Lanud Raden Sadjad, Letkol Pom Fanny Phillips H, Kadispres Lanud Raden Sadjad, Mayor Adm Yuli Afrizan dan seluruh pejabat teras Lanud Raden Sadjad.

Dalam paparannya Kolonel Pas Budi Sumarsono mengatakan sehubungan tugas TNI Angkatan Udara sebagai komponen utama dalam pertahanan udara di dirgantara mempunyai tugas juga melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta. Sesuai dengan tugas tersebut maka TNI Angkatan Udara mengemban fungsi pembinaan dan pengembangan potensi kedirgantaraan menjadi kekuatan pengganda komponen utama pertahanan negara yang terwujudnya diarahkan untuk terbentuknya komponen cadangan dan komponen matra udara.

Baca juga:  Kasau Kunjungi Lanud Wiriadinata

Sedangkan Mayor Sus Andre Paminto dalam paparannya menuturkan “Hukum udara bahwa segala macam undang-undang peraturan dan kebiasaan mengenai penerbangan serta segala hak dan kewajiban manusia sebagai pelaksanaanya disusun berdasarkan suatu perjanjian dan personel lanud raden sadjad perlu mengetahui tentang perkembangan perundingan perbatasan wilayah udara di Wilayah Natuna dan Singapura terkait dengan FIR (Flight Information Region) serta pengetahuan tentang konsep ADIZ (Air Defence Identification Zone) Indonesia,” jelasnya.

Sosialisasi berlangsung selama dua jam berjalan lancar dengan harapan sosialisasi ini dapat menjadi pedoman dan menambah wawasan tugas seorang prajurit dalam menjaga pertahanan negara diudara di Natuna.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel