BeritaFoto

Sosialisasi Dan Wasev Potdirga Bidang Tahwildirga di Lanud Sulaiman

Dibaca: 18 Oleh 16 Okt 2020Tidak ada komentar
Sosialisasi Dan Wasev Potdirga Bidang Tahwildirga di Lanud Sulaiman
#TNIAU 

TNI AU. Lanud SLM. Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Mohammad Nurdin menerima Paban III/Tahwildirga Spotdirga Kolonel Sus Kodrat Maliki, dalam acara Sosialisasi dan pengawasan evaluasi Potensi Dirgantara  Bidang Ketahanan Wilayah Dirgantara ((Wasev Potdirga Bid Tahwildirga) yang dilaksanakan di gedung Shelter Aeromodelling, Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung. Kamis (15/10)

Danlanud Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lanud Sulaiman dengan wilayahnya yang cukup luas memiliki sumber daya alam dan buatan serta sumber daya manusia yang cukup potensial bila digali lebih banyak lagi dan tidak akan ada habisnya. ”Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para personel Lanud Sulaiman akan mampu memahami apa itu pengawasan evaluasi dan ketahanan wilayah potensi dirgantara, memiliki pengetahuan dan kemampuan pemahaman teritorial aspek dirgantara, sehingga sebagai salah satu satuan pelaksana TNI AU dapat memanfaatkan potensi dirgantara khususnya yang berada di wilayah Lanud Sulaiman,” kata Danlanud menyampaikan harapannya.

Pernyataan tersebut senada dengan yang disampaikan Paban III/Tahwildirga Spotdirga yang juga menambahkan pernyataan Aspotidrga KSAU Marsda TNI Irawan Nurhadi dalam sambutan tertulisnya yang menyatakan bahwa wasev potdirga bidang tahwildirga Spotdirga sebagai pembantu Aspotdira KSAU di bidang pengkajian, perumusan, dan penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan ketahanan wilayah melalui pembinaan ketahanan wilayah pembinaan potensi wilayah dan pembinaan minat dirgantara yang bertujuan untuk menyiapkan kekuatan dan kemampuan kewilayahan aspek dirgantara dalam rangka mewujudkan ruang, alat, dan kondisi  juang kedirgantaraan yang tangguh serta menyiapkan kekuatan dan kemampuan komponen cadangan dan komponen pendukung matra udara sebagai kekuatan penggangda yang ada di wilayah udara kepulauan pertahanan negara aspek udara.

Sementara itu, Letkol Pas Agustinus TB Pabandyanantidrga Paban III/Tahwildirga selaku pemateri menyampaikan pokok bahasan melalui paparan yang disampaikan kepada perwakilan personel Lanud Sulaiman yang meliputi materi tentang maksud dan tujuan wasev potdirga bidang Tahwildirga, dasar wasev potdirga bidang Tahwildirga, uraian tentang tugas TNI AU berdasarkan UU RI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI Pasal 10, tugas Spotdirga, fungsi spotdirga, potensi dirgantara, komponen pertahanan negara yang meliputi komponen utama dan komponen cadangan, dan hakekat ancaman.

Dikatakan bahwa hakekat ancaman adalah segala sesuatu yang mengancam atau membahayakan keutuhan wilayah NKRI dan kedaulatan negara serta keselamatan bangsa Indonesia. Sumber ancaman bisa berasal dari dalam negeri, luar negeri, dan azimuthal yang bersifat global dari segala arah dan berbagai aspek tanpa bisa dikategorikan sebagai ancaman yang datang dari luar atau dari dalam.

Bentuk ancaman berupa ancaman militer dan nonmiliter serta ancaman baru berupa Ancaman Hibrida (Hybrid threat) merupakan ancama yang dilakukan secara serempak dengan menerapkan cara-cara konvensional dan nonkonvensional secara adaptif dalam mengejar tujuannya.

#Sulaimanberiman(bersih,integritas,aman)

 

Baca juga:  Ceramah Penerangan Langsung di Lanud Sultan Hasanuddin, Anggota Diminta Bijak Menggunakan Medsos

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel