Berita Utama

Sriwijaya SJ-182 Lost Contact. TNI AU SIAPKAN PESAWAT HELIKOPTER DAN FIX WING

Dibaca: 10 Oleh 11 Jan 2021Tidak ada komentar
Sriwijaya SJ-182 Lost Contact. TNI AU SIAPKAN PESAWAT HELIKOPTER DAN FIX WING
#TNIAU 

TNI AU. Merespon hilang kontak pesawat Sriwijaya SJ-182 rute Jakarta – Pontianak, sesuai instruksi Panglima TNI dan permintaan dari BNPP/Basarnas, TNI AU telah menyiagakan helikopter dan pesawat fix wing serta personel untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue – SAR).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., mengatakan armada udara di Lanud Halim Perdanakusuma dan armada TNI AL juga sudah disiapkan untuk membantu misi SAR

Helikoter Super Puma NAS-332 Skadron Udara 6 dan EC-725 Caracal Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja Bogor serta personel SAR dari Korpaskhas telah disiagakan.

Selain helikopter, TNI AU juga menyiapkan pesawat fix wing Boeing 737 Intai Maritim Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanudin Makassar dan CN-295 Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

Sesuai instruksi Panglima TNI, dalam misi SAR, semua armada akan digerakan hingga misi selesai. Pergerakan pesawat CN-295 dari Lanud Halim menuju sasaran dan kembali Halim. Untuk helikopter, pergerakan dari Lanud Atang Sendjaja Bogor – Halim – Sasaran – Halim – dan kembali ke Lanud Atang Sendjaja Bogor.

Baca juga:  Senior Excange Visit RSAF ke Lanud Halim Perdanakusuma

Untuk pesawat Boeing 737 akan bergerak dari Lanud Halim – sasaran – Halim dan kembali ke Lanud Sultan Hasanudin Makassar.

Kegiatan SAR juga didukung oleh personel Paskhas dan personel Dissurpotrudau.

Dalam misi SAR, ditetapkan Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta dan Supadio Pontianak serta Bandara Soekarno Hatta sebagai Posko. Keseluruhan operasi SAR dibawah koordinasi BNPP/Basarnas

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 take off dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB, lost contact 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB, hilang kontak di atas pulau Lancang Kepulauan Seribu.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel