Berita

Standardisasi Gadik Sekkau dan Suspajemen Ditutup

Dibaca: 70 Oleh 15 Jan 2018Tidak ada komentar
Standardisasi Gadik Sekkau dan Suspajemen Ditutup
#TNIAU 

TNI AU. Kepala Dinas Kajian Pendidikan (Kadisjiandik) Sekkau, Letkol Tek Sunu Eko Prasetyo mewakili Komandan Sekkau menutup Standardisasi Tenaga Pendidik (Gadik) Sekkau dan Suspajemen tahun 2018, bertempat di gedung Leo Watimena, ruang Nakula Ksatrian Sekkau, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (12/1).

Standardisasi yang berlangsung selama 5 hari tersebut dibuka pada hari Senin lalu oleh Komandan Sekkau  dengan maksud untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui pemberian pembekalan kepada Tenaga Pendidik (Gadik) Sekkau untuk memiliki persepsi, interprestasi dan tindakan yang sama dalam mendidik dan membina Pasis Sekkau dan Suspajemen sesuai Kurikulum, sehingga tidak terjadi perbedaan dalam penyampaian perintah maupun penugasan.

Dilaksanakannya standarisasi Gadik Sekkau dan Suspajemen juga dimaksudkan untuk menyamakan pola sikap dan pola tindak baik sebagai pengajar maupun sebagai Perwira Penuntun (Patun) serta menyegarkan dan meningkatkan kemampuan dalam mengajar maupun pembimbingan sekaligus pelaksanaan penilaian kepada Perwira Siswa agar diperoleh hasil yang maksimal dan objektif.

Menghadirkan 2 narasumber Kepala Prodi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, materi Keterampilan Mengajar, Motivasi dan Pembelajaran, serta Media Ajar dan Bahan Ajar disampaikan DR Eveline Siregar, M.Pd., dan DR. Robinson Situmorang, M.Pd.

Baca juga:  UPACARA KENAIKAN PANGKAT DI LANUD S. SUKANI

Selanjutnya materi lain diantaranya Pengenalan KKA, Pembuatan Rencana Pembelajaran (Lesson Plan), Sistem Penilaian dan Pengisian Formulir Wawancara dan Rekomendasi, Mekanisme Bimbingan Karmil dan Telstaf Suspajemen, Mekanisme Olah Yudha Matra I dan Matra II, Pengantar PPKM, Sisfo dan e-lerning, Operasi Udara Gabungan, Administrasi Umum, dan beberapa materi lain disampaikan oleh Instruktur Organik (IO).

Dalam sambutan yang dibacakan Kadisjiandik, Komandan Sekkau mengatakan sebagai abdi negara dalam pertahanan kedaulatan Republik Indonesia, kemampuan harus selalu dipelihara dan ditingkatkan sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas, salah satunya melalui pendidikan.

Lebih lanjut dikatakan, pendidikan masa sekarang dan yang akan datang mutlak diperlukan dan merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena dihadapkan dengan tuntutan dan tantangan di masa depan yang semakin berat dan komplek, dimana sumber daya manusia dan profesionalisme adalah persyaratan utama bagi keberhasilan pelaksanaan tugas.

Disampaikan pula harapan Dansekkau, usai pelaksanaan Standardisasi Sekkau dan Suspajemen tersebut, para Gadik Sekkau dan Suspajemen akan memiliki presepsi dan interpretasi serta tindakan yang sama dalam mendidik dan membina siswa Sekkau dan Suspajemen.   Hal tersebut dianggap penting karena dengan pemahaman tersebut akan menjadikan para Gadik dapat tampil prima dan percaya diri saat menyampaikan materi pengajaran.

Baca juga:  Mampu Berbahasa Inggris Membuka Jendela Dunia

Diakhir sambutan, Komandan Sekkau menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh peserta Standardisasi dan para pemateri atas kerja keras dan ketekunan untuk mewujudkan tujuan dilaksanakannya Standardisasi.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel