Berita

Super Puma, Pesawat Koleksi Baru Muspusdirla

Dibaca: 62 Oleh 03 Apr 2012Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala menambah koleksi baru. Koleksi baru berupa pesawat NAS-332 Super Puma ini di tempatkan di halaman depan museum di atas helipad seluas 9 meter x 10 meter persegi.

Keberadaan pesawat NAS-332 Super Puma di Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala tidak terlepas dari kerja keras tim work yang solid dari para personel Satuan Pemeliharaan 16 Depo 10 Bandung. Selama beberapa hari, tim yang dipimpin Letkol Tek. Dedy Cahyadi, Komandan Satuan Pemeliharaan 16, berhasil membawa dan merakit kembali pesawat yang dulu berhome base di Skadron Udara 6 Atang Sanjaya Bogor itu.

Penempatan pesawat NAS-332 Super Puma di Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala bukan tanpa alasan. Letkol Tek. Dedy Cahyadi, akhir pekan lalu menuturkan, dipajangnya pesawat NAS-332 Super Puma di halaman depan Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, selain dimaksudkan sebagai sarana untuk Pembinanaan Potensi Dirgantara juga diharapkan dapat memotivasi masyarakat agar lebih mengenal dan mempelajari sejarah Indonesia, khususnya sejarah dan kebesaran TNI AU.

Lebih lanjut Letkol Tek. Dedy Cahyadi menuturkan, pesawat NAS-332 Super Puma, sepanjang sejarahnya telah malang melintang di berbagai misi pengabdian dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di seluruh penjuru Tanah Air.

Berbagai misi yang pernah diemban oleh pesawat NAS-332 Super Puma yang bernomor Reg H-3212 itu antara lain Operasi Pemulihan Keamanan di Nanggroe Aceh Darussalam, Penanggulangan Gempa dan Tsunami di beberapa daerah, seperti Aceh dan Nias, Gempa di Padang dan Yogyakarta serta Operasi Pangamanan Perbatasan Cendrawasih di Papua dan Operasi Pangamanan Perbatasan Kalimantan.

Sementara Kepala Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala, Letkol Sus Drs. Sudarno, Selasa (3/4) mengatakan kehadiran pesawat NAS-332 Super Puma, merupakan pesawat ke-42 atau pesawat helikopter ke-4 yang dimiliki dan menjadi koleksi Museum Dirgantara Mandala.

Baca juga:  Tim Wasrik Itjen Kemhan RI Akhiri Tugasnya di Lanud Supadio

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel