Berita

SUPER TUCANO JADI KEKUATAN TNI AU

Dibaca: 10 Oleh 18 Sep 2012Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabarahanan) Mayjen TNI Ediwan Prabowo. didisaksikan Menhan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono S.E, Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, S.IP.,menerima secara resmi pesawat tempur taktis Super Tucano oleh CEO Embraer Luiz Carlos Aguiar, di Pangkalan TNI AU Abdul Rahman Saleh Malang, senin (17/9).

Penyerahan Pesawat tempur taktis Super Tucano buatan Brazil dengan tail nomor TT-3101, TT-3102, TT-3103 dan TT-3104 merupakan bagian pertama dan akan datang lagi pada bulan Januari 2013 sebanyak 4 buah dan seterusnya hingga mencapai 16 buah pesawat.

Pesawat ini digunakan sebagai pengganti Pesawat OV-10 Bronco Skadron Udara 21 Lanud Abd Saleh Malang. Pesawat yang di beli TNI AU adalah tipe EMB-314/A-29B (kursi ganda) berkemampuan serang antigerilya (counter insurgency), pengendali udara depan (forward air control), dukungan udara dekat (close air support), penyekatan dan pertahanan udara yang berkecepatan rendah sehingga dapat melakukan identifikasi musuh dimedan perang. Selain itu, Super Tucano mempunyai kemampuan tambahan sebagai pesawat latih dan fungsi pengawasan udara (air Surveillance).

Baca juga:  SATGASUD PENANGGULANGAN BENCANA ASAP TERUS LAKSANAKAN PEMADAMAN TITIK API DI RIAU

Dalam tugas opereasi pesawat ini akan digunakan untuk mendukung operasi pengawal perbatasan darat dan perairan, melawan terorisme, mengawasi alur laut kepulauan, mengawasi penyelundupan diudara, darat dan perairan, mendukung operasi pasukan darat dan laut, operasi hanud secara terbatas (low speed interceptor) serta dukungan pengintaian dan serangan udara.

Kemampuan terbang dari kecepatan rendah hingga kecepatan sedang mampu mendukung operasi pertahanan udara terhadap pesawat “black flight” berukuran kecil dan berkecepatan rendah (helicopter, pesawat profiler dan pesawat tanpa awak).

Pada kesempatan tersebut Menhan PurnomoYusgiantoro dalam sambutannya mengharapkan pesawat yang dibeli dengan uang rakyat supaya digunakan seoptimal mungkin untuk menjaga dan menjaga wilayah NKRI meskipun hanya sejengkal tetap dipertahankan yang tentunya dengan kemampuan SDM yang mengawakinya serta dukungan industry strategis dalam negeri sebagai kekuatan sarana pendukungnya. (Pen Koopsau II).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel