Berita

SURVIVAL DASAR DI IWJ

Dibaca: 5 Oleh 25 Apr 2012Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Untuk dapat mewujudkan kemampuan personel khususnya awak pesawat dalam menghadapi keadaan darurat di darat maupun di air, Lanud Iswahjudi mengadakan latihan survival dasar selama 3 hari yang dibuka oleh Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI M. Syaugi, S.Sos., di Lapangan Dirgantara, Rabu (25/4).

Mengingat dinamika pelaksanaan tugas yang dilaksanakan oleh personel Lanud Iswahjudi khususnya awak pesawat dalam hal ini para penerbang, bisa saja dihadapkan pada keadaan darurat bila pesawat yang diterbangkan mengalami kerusakan mesin maupun ditembak oleh pihak lawan, sehingga harus melaksanakan pendaratan darurat atau “ejection Seat”.

Menghadapi kondisi semacam itu setiap awak pesawat harus mampu bertahan hidup baik dalam kondisi aman maupun darurat, sehingga perlu diadakan latihan survival secara berkesinambungan guna menghadapi keadaan darurat serta kondisi medan yang berat tersebut.

Sementara dalam sambutannya Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI M. Syaugi, S.Sos., mengatakan bahwa latihan survival tersebut merupakan ajang yang tepat, sekaligus untuk memupuk mental dan fisik serta jiwa juang yang kuat dalam menghadapi keadaan emergency setiap pelaksanaan tugas penerbangan baik operasi maupun latihan.

Usai upacara pembukaan latihan survival dasar di Lapangan Dirgantara, peserta survivor langsung mengikuti pelajaran “Ground School”, di ruang briefing Tedi Kustari.

Pada tahun anggaran 2012 ini, Latihan survival diadakan selama 3 hari, dengan lokasi latihan di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan dan berakhir di Telaga Sarangan, serta diikuti oleh 60 survivor dari Skadron Udara 3, Skadron Udara 14, Skadron Udara 15, Depohar 20, Depohar 60 dan Skatek 042.

Sedangkan pelatih survival sebanyak 43 orang dari Batalyon Paskhas 463, Standby Heli Sar dan crash Team sebanyak 12 orang, pendukung sebanyak 75 orang serta personel kolat sebanyak 18 orang dari staf Lanud Iswahjudi.

Baca juga:  Arisan Rutin Wanita Angkatan Udara Makassar

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel