Berita

SUSPARADAS POTENSI DASAR PENANAMAN JIWA KEDIRGANTARAAN

Dibaca: 12 Oleh 11 Feb 2014Tidak ada komentar
SUSPARADAS POTENSI DASAR PENANAMAN JIWA KEDIRGANTARAAN
#TNIAU 

Pendidikan Kursus Para Dasar ini, merupakan bentuk kegiatan kurikuler yang bersifat pembekalan kualifikasi Para, sebagai upaya pembinaan potensi dasar penanaman jiwa kedirgantaraan. Demikian disampaikan Komandan Komando Pendidikan TNI AU (Dankodikau) Marsekal Muda TNI M. Nurullah, S.IP., saat bertindak selaku Inspektur Upacara pada Upacara Penutupan Pendidikan Kursus Para Dasar (Susparadas) Angkatan ke-175 yang dilaksanakan runway Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Senin (10/2). 

Lebih lanjut Dankodikau mengatakan, karena latihan ini memiliki tingkat risiko kecelakaan yang relatif tinggi, sehingga sangat membutuhkan konsentrasi yang tinggi pula untuk dapat melaksanakan setiap prosedur penerjunan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dan siswa telah berhasil melaluinya. 

Pada kesempatan tersebut Dankodikau mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah berhasil lulus dan berhak memakai wing Kualifikasi Terjun Para Dasar. “Saya yakin dengan keberhasilan ini saudara-saudara akan lebih percaya diri dalam melaksankan tugas-tugas ke depan“, tegas Dankodik. 

Diakhir amanatnya Dankodikau berharap dengan pengetahuan dan ketrampilan yang telah dimiliki ini tetap dijaga dan ditingkatkan di masa mendatang dengan latihan-latihan yang lebih efektif dan berkesinambungan. “Saya yakin dengan bekal awal ketrampilan para dasar ini saudara akan mampu melaksanakan tugas kedepan yang lebih berat dan penuh tantangan”, pungkasnya. 

Baca juga:  Danlanud Husein Lepas Kontingen Saka Dirgantara Untuk Ikuti Pertisaka Tingkat Nasional

Upacara penutupan pendidikan Susparadas A-175 ini dihadiri antara lain Aslog Kasau Marsda TNI Ida Bagus Anom, Gubernur AAU Marsda TNI Tabri Santoso, Marsdya TNI (Pur) Sukirno, Kadispenau Marsma TNI Hadi Tjahjanto, Danlanud Sulaiman Kolonel Pnb Marsudiranto W., dan para pejabat TNI AU atau yang mewakili di lingkungan Lanud Sulaiman. Upacara tersebut diikuti pula oleh seluruh personel Lanud Sulaiman, baik perwira, bintara, tamtama maupun Pegawai Negeri Sipil. Selain itu para orangtua siswa beserta kerabat lainnya yang berkesempatan hadir, memenuhi tenda yang disiapkan panitia, untuk turut menyaksikan terjun ketujuh kalinya para siswa. 

Usai seluruh rangkaian upacara dan tradisi penyematan “wing terjun”, dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang dilaksanakan di Gedung Balai Prajurit Cendrawasih Lanud Sulaiman. Para tamu dan undangan disuguhkan dengan acara hiburan, diantaranya penampilan dari para siswa SLB binaan Yasarini Lanud Sulaiman, musik angklung Pia Ardhya Garini Cabang 04/Gabungan II, Grup Band Wara “The Great Voice” serta Band akuistik. 

Pendidikan Susparadas angkatan ke-175 ini diikuti oleh 113 siswa, 97 siswa Taruna AAU dan 16 siswa PSDP Sekbang. Pendidikan dilaksanakan selama kurang lebih 4 minggu (204 Jam Pelajaran) dilaksanakan dalam dua tahap terdiri dari Bina Kelas (Ground Trainning, 148 JP) dan Bina Lapangan berupa praktek terjun sebanyak tujuh kali (56 JP). Ground Trainning dilaksanakan selama tiga minggu, dilanjutkan praktek terjun. Penerjunan menggunakan pesawat Herkules C-130 dengan rata-rata ketinggian terbang pesawat sekitar 1300 feet. 

Baca juga:  Lanud Sjamsudin Noor Mengikuti Rangkaian Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke 73 di Banjarmasin

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel