Berita

TAKLIMAT AKHIR BPK DI MABESAU

Dibaca: 27 Oleh 28 Mei 2014Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Taklimat Akhir merupakan akhir dari pelaksanaan kegiatan pemeriksaan tim BPK RI di lingkungan TNI Angkatan Udara selama dua bulan, hendaknya dapat menjadi starting point bagi profesionalisme Angkatan Udara dalam hal pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara.

Demikian disampaikan Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia dalam sambutannya pada taklimat akhir pemeriksaan BPK di lingkungan TNI AU di Mabesau Cilangkap, Senin (28/5).

Dikatakan, Objek pemeriksaan yang telah dilakukan meliputi mekanisme penyusunan laporan realisasi anggaran, mekanisme penyusunan laporan barang milik negara, penerapan peraturan bersama Menteri Keuangan dan Menteri Pertahanan Nomor: 67/Pmk.05/2013 dan Nomor: 15 Tahun 2013 tentang mekanisme pelaksanaan anggaran belanja negara di lingkungan Kemhan, dan pemanfaatan barang milik negara, pengelolaan penerimaan hibah, serta penggunaan langsung dana Yanmasum pada rumah sakit – rumah sakit di lingkungan TNI Angkatan Udara.

Menyikapi hasil pemeriksaan yang telah disampaikan tim pemeriksa BPK RI, dalam beberapa hal terdapat penilaian yang cukup positif akan tetapi di sisi lain juga masih terdapat koreksi terhadap berbagai aspek. Hal ini hendaknya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan introspeksi diri bagi satuan.

Baca juga:  Skadron Udara 15 dan 3 Lanud Iswahjudi Sebagai Pelaksana Penegakan Kedaulatan di Udara

“Kita harus jujur dan berani mengakui adanya kekurangan, karena secara riil di lapangan masih ditemukan adanya kelemahan dan kekurangan dalam pelaksanaan mekanismenya”, ujar Kasau.

Menurut Kasau, sekecil apapun temuan yang disampaikan pasti berguna untuk mengantisipasi terjadinya kekeliruan dan penyimpangan. Semua temuan itu hendaknya dapat dijadikan bahan evaluasi, atas program yang telah ditetapkan guna lebih mengoptimalkan kinerja pada masa yang akan datang.

Hal tersebut merupakan makna hakiki yang terkandung dalam pelaksanaan kegiatan pemeriksaan. “Kita tidak perlu berkecil hati atas temuan yang disampaikan tim BPK RI, karena masih kategori wajar dan kita masih punya kesempatan yang luas untuk memperbaiki setiap kekeliruan dan penyimpangan yang terjadi”, jelas Kasau.

Kasau juga berharap, agar para pejabat pengelola anggaran untuk selalu meningkatkan kepedulian dan ketertiban dalam hal pengelolaan administrasi keuangan negara. Hal ini terkait dengan era transparansi yang sedang dijalankan bersama, dimana tertib manajemen dan tata kelola anggaran menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tekad dan upaya bangsa kita dalam mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik (good goverment) dan penyelenggaraan negara yang bersih (clean governance).

Baca juga:  Olahraga Bersama Forkompinda Biak Numfor

Hadir pada kesempatan tersebut DR. Heru Kresna Reza selaku ketua tim beserta seluruh tim BPK RI, para Asisten Kasau, Pangkoopsau I, Pangkoopsau II, Dankodikau, Dankoharmatau, Gubernur AAU, Para Kadis serta pejabat TNI AU.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel