Berita

Tata Cara Penghapusan Bangunan TNI AU

Dibaca: 58 Oleh 07 Jul 2010Tidak ada komentar
Tata Cara Penghapusan Bangunan TNI AU
#TNIAU 

Bangunan/barang dalam kondisi rusak berat dan secara ekonomis sudah tidak efisien bila diperbaiki, maka akan dilakukan penghapusan Barang Milik Negara tersebut dari Daftar Barang yang berada dalam penguasaannya dan akan didirikan bangunan baru yang anggarannya telah tersedia dalam APBN.

Sementara kewenangan penghapusan dilakukan oleh Menteri Keuangan, Kanwil Ditjen Kekayaan Negara, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) selaku Pengelola Barang, dan Menteri Pertahanan selaku Pengguna Barang, Panglima TNI dan Kasau selaku Kuasa Pengguna Barang.

Demikian dikatakan Kasi Fasint, Dislog Lanud Iswahjudi, Mayor Sus Ir. Sukrin Arsyad pada paparan Rabu Pagi (7/7) di Ruang Rapat Teddy Kustari yang dihadiri Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI Ismono Wijayanto, Danwing 3, Kolonel Pnb Andyawan M.P., para Kadis, Dansat, Ka/Pa Staf dan para penerbang.

Selanjutnya Mayor Sus Ir. Syukrin Arsyad, M.M., menjelaskan kelengkapan administrasi yang diperlukan dalam proses penghapusan adalah Surat Perintah dari Pimpinan Satker, data-data bangunan yang akan dihapus, Berita Acara Pencelaan yang dibuat oleh Satker, Penilaian Bangunan oleh Dinas Kimpraswil atau PU setempat, copy Kartu Inventaris Bangunan (KIB) serta gambar lokasi bangunan.

Baca juga:  Genab Usianya Yang Ke-67, Koopsau Telah Memberikan Kontribusi Yang Membanggakan

Adapun pelaksanaan penghapusan bangunan melalui Surat Persetujuan Penghapusan dari Pengelola Barang (Menteri Keuangan, Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang), Surat Keputusan Penghapusan dari Menteri Pertahanan dan Surat Perintah Penghapusan dari Panglima TNI, sedangkan Instruksi penghapusan dari Kasau

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel