Berita

Tausiah Hikmah Tahun Baru Hijriyah di Masjid Baiturohman Kohanudnas

Dibaca: 39 Oleh 19 Sep 2018Tidak ada komentar
Tausiah Hikmah Tahun Baru Hijriyah di Masjid Baiturohman Kohanudnas
#TNIAU 

Setiap Hari Rabu, di Masjid Baiturohman Markas Kohanudnas Jakarta diadakan program pembinaan mental rohani Islam bagi umat muslim berupa sholat sunnah Dhuha, pembacaan salah satu surat di Al Quran dan tausiah/kuliah tujuh menit.   Pada Rabu (19/9) setelah sholat sunnah Dhuha, jamaah membaca Surat Arrohman  dan tausiah oleh Kolonel Lek M. Heru Wahyono, Sahli Iptek Kohanudnas yang mengulas tentang hikmah tahun baru 1440 hijriyah dengan dipandu PNS M. Amin.

Dalam tausiahnya antara lain diulas awal mula puasa asyuro. Diceritakan dalam riwayat Ahmad, Abu Hurairah RA., menceritakan Rasulullah Muhammad SAW pernah berjalan melewati orang-orang Yahudi. Mereka sedang melaksanakan puasa Asyura. Nabi SAW bertanya, “Puasa apa kalian?” Mereka menjawab, “Hari ini Tuhan menyelamatkan Musa dan Bani Israil dari tenggelam, sementara Firaun dan tentara-tentaranya ditenggelamkan. Pada hari ini juga, Tuhan melabuhkan kapal Nuh di bukit Judi. Oleh sebab itu, pada hari ini Nuh dan Musa berpuasa sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan mereka. Nabi pun bersabda, “Aku lebih berhak atas Musa dan lebih berhak untuk berpuasa pada hari ini. Selanjutnya Nabi bersabda kepada para sahabatnya, “Siapa di antara kalian berniat puasa pagi hari ini, hendaklah ia menyempurnakan puasanya dua hari yaitu puasa tanggal 9-10 atau 10-11 muharam. Siapa di antara kalian terlanjur memakan makanan yang dihidangkan keluarganya, maka ia juga menyempurnakan sisa waktu hari ini untuk berpuasa.”

Tahun baru Hijriyah sebagai kalender Islam mulai digunakan pada tahun 622 masehi di zaman khalifah Umar Bin Khatab atas usul Sayidina Ali Bin Abi Thalib. Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah pada tahun ke-13 masehi merupakan perintah Allah SWT. Saat hijrah umat Islam baru sekitar 100 orang jumlahnya. Untuk itu, hijrahlah Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Perlahan namun pasti ajaran Islam mulai dikenal luas dan dipeluk masyarakat Madinah hingga berkembang ke berbagai penjuru dunia saat ini.

Baca juga:  Kapolda Sulut Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2019

Memasuki tahun 1440 Hijriyah ini setidaknya ada empat hikmah, pertama menyebarkan salam. Hikmah pengucapan salam dalam agama Islam selain sebagai awal pembuka pembicaraan juga mendoakan agar rahmat Allah SWT senantiasa dicurahkan pada umatnya. Kedua berilah makan orang yang kelaparan/orang miskin sebagai wujud murah hati, tidak kikir dan meringankan orang yang sedang kekurangan. Ketiga menyambung tali silaturahmi yaitu memperbanyak teman selain akan mendatangkan banyak manfaat juga sebagai wujud toleransi dan keempat sholat malamlah untuk menambah amal ibadah, sebagai bekal di akhirat.

 

 

 

 

 

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel