Berita

Terbang Fajar, Tingkatkan Profesionalisme Penerbang

Dibaca: 23 Oleh 15 Mei 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Jika 62 tahun silam, pesawat TNI AU peninggalan Jepang dipagi buta mengadakan serangan fajar, menghacurkan kedudukan musuh di daerah Semarang, Salatiga dan Ambarawa, lain halnya dengan yang dilakukan oleh pesawat tempur F-16/Fighting Falcon yang bersarang di Skadron Udara 3. Di pagi buta kali ini, pesawat tempur tersebut, melaksanakan penerbangan bukan untuk serangan fajar, akan tetapi merupakan upaya untuk meningkatkan profesionalisme para penerbangnya baik skill maupun profesiensi, Rabu, (29/7).

 

Terbang fajar menggunakan tiga pesawat tempur F-16/Fighting Falcon dengan Flight Leader Kapten Pnb Anjar Legowo tersebut, melaksanakan penerbangan dengan area pantai selatan laut Jawa meliputi Pacitan, Trenggalek dan Tulungagung dan direncanakan akan berlangsung selama dua hari yaitu Rabu-Kamis (29-30/Juli 2009).

 

Menurut Danskadron 3, Letkol Pnb Fajar Adriyanto, bahwa terbang fajar, akan melaksanakan terbang rendah, menggunakan pesawat F-16/Fighting Falcon, dengan tujuan untuk melatih penglihatan para penerbang dan mengantisipasi jika sewaktu-waktu melaksanakan operasi di waktu subuh/fajar. Karena pada waktu fajar tersebut, tingkat kesulitan sangat tinggi, disebabkan perubahan cuaca dari gelap ke terang, sehingga dengan latihan tersebut, para penerbang akan mampu menyesuaikan dengan fenomena alam tersebut.

Baca juga:  Danlanud Husein S. Sambut Kedatangan Kepala Staf Angkatan Udara

 

Disamping itu, latihan terbang fajar, juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapan para penerbang dalam melaksanakan operasi penerbangan maupun operasi latihan, sehingga keahlian dan kemampuan terbang akan meningkat. Selain itu untuk mengantisipasi tugas yang akan dilaksanakan dalam segala kondisi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel