Berita

TERJUN PAYUNG DAN AEROMODELING MERIAHKAN HUT PONPES SURYALAYA

Dibaca: 24 Oleh 11 Okt 2010Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Atraksi Terjun payung dan Demo pesawat Aeromodeling tampil memeriahkan HUT ke-105 Pondok Pesantren (Ponpes) Suryalaya Tasikmalaya, Sabtu (9/10). Hadir menyaksikan acara tersebut Wakil Bupati Tasikmalaya H. Endang Hidayat SH, Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb Tata Budi Pratama, Pimpinan Ponpes Suryalaya, Alim ulama dan tamu undangan dari negara sahabat Malaysia dan Singapura.

 

Sejak pagi hari lapangan sepak bola, Tanjungkerta Suryalaya telah dipadati masyarakat tasikmalaya. Mereka menanti ingin menyaksikan atraksi terjun payung yang diadakan oleh TNI Angkatan Udara. Tepat pukul 10.00 Wib dari kejuhan diatas awan tampak pesawat yang membawa peterjun. Setelah melintas di atas tamu undangan, dengan ketinggian kurang lebih 7000 feet pesawat jenis CN 2305 yang diterbangkan oleh Kapten Pilot Letkol Pnb Mujib dengan membawa 15 orang peterjun, 10 peterjun dari FASI Jawa Barat dan 5 peterjun dari Wing Paskhas mulai memuntahkan para peterjun.

 

Seketika itu juga para penonton yang memadati lapangan sepakbola berdecak kagum dan bertepuk tangan, apalagi dalam terjung payung ini ada empat orang peterjun wanita. Diatas awan, langit dihiasi oleh warna-warni parasut peterjun, menjadikan langit tampak indah. Setelah mendarat, para peterjun mendapatkan ucapan selamat dan cindera mata dari Wakil Bupati Tasikmalaya dan para tamu undangan.

Baca juga:  Pelantikan Fasi Provinsi Papua

 

Sebagai acara penutup atraksi terjun payung, pesawat CN 2305 yang sebelumnya mengadakan persiapan di Lanud Wiriadinata mengadakan terbang rendah dengan ketinggian 700 dan 500 feet di atas tamu undangan, hal ini menambah suasana meriah dan membuat histeris sekitar 20.000 penonton.

 

Sebelum acara terjun payung dimulai, telah diisi dengan berbagai atraksi yang tidak kalah menariknya yaitu Demo Pesawat Aeromodeling yang dibawakan 11 orang atlit Aeromodeling Cabang Tasikmalaya. Dibawah Koordinator Kapodirga Aeromodeling Lettu Lek Agus Nugroho dengan menampilkan pesawat jenis Time Reace, Combat , RC. Elektrik dan RC. Hely. Selain itu juga dimeriahkan oleh pencaksilat masal dari padepokan sekar panji yang melibatkan para peserta dari tiga kabupaten yakni kabupaten Tasikmalaya, Ciamis dan Garut.

 

“Pondok Pesantren Suryalaya dulu kecil sekarang menjadi besar dan dengan kegiatan ini membuktikan bahwa pesantren tidak ketinggalan dengan tekhnologi. Ada dua hal yang penting yang harus dikembangkan yaitu nilai-nilai yang diwariskan oleh Pondok Pesantren Suryalaya dan hikmah milad yang diadakan ini, sebagai wujud silaturahmi dan kebersamaan, demikian Wakil Bupati Tasikmalaya mengatakan sesaat sebelum atraksi Aeromodeling dan Terjun payung dimulai.

Baca juga:  Rakoropsau 2019, Kasau: Antisipasi Dinamika Lingkungan, Personel Operasi Harus Profesional, Militan dan Inovatif

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel