Berita

Terjun Penyegaran Prajurit Yonko 462 Paskhas

Dibaca: 20 Oleh 01 Feb 2017Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Ratusan prajurit Batalyon Komando 462 Paskhas “Pulanggeni” melaksanakan latihan Terjun Penyegaran (Jungar) Statik dan Free Fall di Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (1/2).

Menurut Kalamja Korpaskhas Kolonel Pas Novla Mirza, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membina dan memelihara kemampuan para prajurit Paskhas, karena kemampuan prajurit harus selalu terasah, sebagai bentuk kesiapan dalam menjalankan tugas.

“Dari latihan ini kita dapat melihat kesiapan para prajurit, sehingga kapanpun dibutuhkan mereka dapat melakukan penerjunan, karena penerjunan ini dapat dilakukan kapan saja baik pagi, siang bahkan malam hari”, lanjutnya.

Sementara itu Kapten Pas Abidondifu dari Yonko 462 Paskhas mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 113 penerjun yang terdiri dari 84 penerjun statik dan 29 penerjun free fall, yang melakukan penerjunan dalam dua shortie dengan dukungan satu buah pesawat C-130 Hercules dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh.

Kemudian ia juga menambahkan bahwa dipilihnya lokasi penerjunan di Rokan Hulu merupakan salah satu upaya pembinaan potensi dirgantara (Binpotdirga) yang dilaksanakan oleh TNI AU dalam hal ini Lanud Rsn dan Yonko 462 Paskhas untuk dapat menanamkan serta meningkatkan minat dirgantara dari masyarakat, khususnya para generasi muda di Rohul.

Baca juga:  Danseskoau Tutup Latihan Pra PKB Opsgab Pasis Seskoau A-57

“Dengan harapan kedepannya baik masyarakat maupun generasi muda di Riau dapat semakin mengenal dan dekat dengan TNI AU, sehingga dapat dapat mendorong semakin banyak minat generasi muda untuk bergabung dengan TNI AU”, sambungnya.

Selama berlangsungnya kegiatan ini, semuanya dapat berjalan dengan aman dan lancar, mulai dari persiapan, penerjunan hingga kembali ke home base.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi, terbukti dengan banyaknya warga yang telah berkumpul sedari pagi untuk dapat menyaksikan kegiatan ini.

Menurut Asops Korpaskhas Letkol Pas Roy Bait latihan ini merupakan program yang rutin dilaksanakan oleh para prajurit Paskhasau di seluruh Indonesia yang dimulai sejak awal bulan dan akan selesai pada akhir Februari.

“Dengan latihan ini kita ingin melihat bagaimana kondisi kesiapan para prajurit kita, sehingga apabila nanti dibutuhkan untuk melaksanakan penerjunan mereka akan selalu siap sedia, karena tak hanya di pagi hari, para prajurit ini juga melaksanakan penerjunan di malam hari”, lanjutnya.

Sementara itu Danyonko 462 Paskhas Letkol Pas Solihin, seluruh kegiatan latihan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar karena setiap prajurit Yonko 462 Paskhas merupakan prajurit yang terlatih.

Baca juga:  ATASE PERTAHANAN JEPANG KUNJUNGI KOHANUDNAS.

Ditanya mengenai apakah ada kendala dalam pelaksanaan latihan, Danyonko menyampaikan bahwa secara personel dan materiil tidak ada kendala yang berarti, namun satu hal yang perlu menjadi pemikiran bersama adalah belum adanya area latihan khusus bagi para prajurit untuk melaksanakan latihan.

“Saat ini, latihan Jungar dilaksanakan di area sipil, yang dimiliki oleh PT. Torganda, idealnya para prajurit ini dapat memiliki area khusus untuk berlatih, contohnya seperti wilayah Siabu, sehingga kemampuan prajurit dapat terus dijaga dan ditingkatkan”, tambahnya.

“Latihan bagi militer sangat penting karena dengan berlatih akan dapat menjaga bahkan hingga meningkatkan kemampuan prajurit sebagai garda terdepan untuk menjaga kedaulatan Negara Kedaulatan Republik Indonesia”, pungkas Danyonko.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel