Berita

Tersangka Serda JR Jalani Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Pamen TNI AD

Oleh 23 Jan 2019 Tidak ada komentar
Tersangka Serda JR Jalani Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Pamen TNI AD
#TNIAU 

 

TNI AU.   JAKARTA, DISPENAU.   Serda JR, tersangka pembunuhan perwira menengah (Pamen) TNI AD Letkol Cpm Dono Kuspriyanto, menjalani rekonstruksi untuk melengkapi berkas penyidikan Satuan Polisi Militer TNI AU (Satpomau) Lanud Halim Perdanakusuma. Dalam rekonstruksi ini, tersangka tunggal memeragakan 37 reka ulang dengan 4 titik lokasi yang berbeda, Selasa (22/1/2019).

Pada kegiatan rekonstruksi ini, hadir sejumlah petugas dari Puspomau, Puspomad, Denpom II Jaya, dan Dansatpomau Lanud Halim Perdanakusuma Letkol Pom Andi Sultan Ilyas, S.H., EDSDS., psc., yang memimpin jalannya rekonstruksi. Tersangka JR memeragakan adegan demi adegan sesuai yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan.

Dansatpom Lanud Halim Perdanakusuma mengatakan, dalam rekonstruksi tersebut, tersangka memeragakan adegan sebanyak 37 kali, adegan mulai dari meminum alkohol sampai pada proses penembakan.

Serda JR dibawa ke lokasi rekonstruksi dengan mengenakan penutup kepala, pakaian tahanan polisi militer, dan tangan terborgol. Rekonstruksi pertama dilakukan di TKP-1 G-Printing jalan Depnaker No. 1 Pinangranti, Jakarta Timur. Tersangka datang ke bengkel motor dan bertemu dengan saksi an. Sdr. Ilham Maulana Putra untuk membeli minuman beralkohol, setelah membeli tersangka dan saksi meminum minuman tersebut menggunakan sebuah teko dan gelas plastik kecil.

Setelah beberapa saat, saksi an. Sdr. Rohmat datang ikut bergabung untuk mengonsumsi minuman alkohol tersebut. Tak lama kemudian saksi an. Sdr Wahyu Anggora, M. Kausart dan Sutarman secara berurutan ikut bergabung meminum alkohol. Setelah minuman habis tersangka pergi meninggalkan 6 saksi tersebut.

Selanjutnya rekonstruksi dilakukan di lokasi TKP-2 di jalan Otista Raya depan stasiun pengisian bahan bakar Pertamina. Tersangka berjalan lurus mengendarai motornya di jalur umum sebelah kanan, sedangkan mobil korban berjalan serong ke kanan mengarah masuk ke arah jalur busway sehingga terjadi serempetan antara mobil dengan kendaraan motor tersangka.

Dari lokasi TKP-2 sampai lokasi TKP-3 perselisihan dimulai dengan saling kejar-kejaran antara tersangka dengan korban. Tersangka turun dari motor di jalan Jatinegara Barat I dan mencabut pistol dari pinggangnya. Melihat mobil korban mendekat tersangka memberikan tembakan peringatan sebanyak satu kali, namun mobil korban tidak berhenti. Kemudian tersangka melepaskan tembakan sebanyak dua kali, ke atas dan ke arah depan mobil korban, namun kendaraan korban tidak juga berhenti.

“Karena mobil korban tidak berhenti, tersangka berusaha menghindar ke luar jalur busway dengan melompati separator dan melakukan penembakan sebanyak empat kali ke arah atas dan ke arah belakang mobil korban,” ujar Letkol Pom Andi Sultan.

Kemudian tersangka berjalan dan menunduk ke arah trotoar menuju lokasi berhentinya mobil korban untuk mencari dan melihat posisi sepeda motor milik tersangka. Selanjutnya tersangka mengambil helm dan berjalan ke arah Matraman untuk menemui saksi an. Sdr. Jalaludin di jembatan kali Kampung Pulo dan menunggu di dekat pohon ceri. Kemudian datang saksi an. Sdr. Aris Darmawan dan saksi an. Sdr. Aditya Sahputra alias Beta untuk mengantar tersangka ke rumah temannya.

Kasus pembunuhan tunggal ini terjadi di jalan Jatinegara Barat I, Jakarta Timur, depan Rumah Sakit Hermina pada Rabu (26/12/2019) malam. Petugas gabungan Pomau dan Polri berhasil meringkus Serda JR di kawasan Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (27/12/2019) dini hari.

Sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., penyidik Pomau berkomitmen untuk transparan dalam proses hukum terhadap kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Serda JR hingga tuntas.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel