Berita

TES KESEHATAN CALON BINTARA TNI AU DI RUMKIT LANUD SURYADARMA

Dibaca: 485 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Rumah Sakit (Rumkit) Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Suryadarma, Subang melaksanakan tes/seleksi kesehatan bagi 79 calon Bintara TNI AU lulusan Sekolah Menegah Atas/setingkat Rayon Lanud Suryadarma dengan peserta dari Kabupaten Purwakarta, Subang dan Karawang, Senin dan Selasa (15-16/6). Seleksi dilaksanakan dengan sistem gugur meliputi seleksi kondisi fisik/tubuh secara umum.

 

Menurut Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Lanud Suryadarma Mayor Kes dr. Haryadi Tawan, Sp.B., tes kondisi fisik umum calon meliputi keadaan gabian-bagian tubuh normal/tidak, riwayat kesehatan dan tes lainnya. Oleh karena itu, selama tes dilaksanakan secara bergilir tiap peserta untuk dilihat fisiknya dengan teliti seperti tinggi dan berat badan serta jenis tes kesehatan lainnya yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk mencari kondisi tubuh peserta terbaik sebagai calon prajurit TNI yang harus memenuhi persyaratan kesehatan prima.

 

Tes dilakukan oleh Karumkit dibantu tim medis Rumkit Lanud Suryadarma selama dua hari. Setelah diadakan akumalasi dan seleksi peserta akhirnya pada Selama malam sekitar pukul 20.00 WIB diumumkan dengan hasil hanya 31 calon Bintara TNI AU yang memenuhi syarat. Sehingga 48 calon gugur karena kesehatannya tidak memenuhi syarat. Selanjutnya mereka akan menjalani tes lanjutan seperti jasmani, samapta dan lainnya hingga akhir bulan Juni di Lanud Suryadarma. Apabila telah selesai tes di Lanud Suryadarma peserta akan dikirimkan ke Panitia Penerimaan Pusat Calon Bintara TNI AU di Lanud Adi Sumarmo, Surakarta, sebelum melaksanakan pendidikan pertama.

Baca juga:  SISWA SUSPARADAS PRAKTEK TERJUN

Rumah Sakit (Rumkit) Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Suryadarma, Subang melaksanakan tes/seleksi kesehatan bagi 79 calon Bintara TNI AU lulusan Sekolah Menegah Atas/setingkat Rayon Lanud Suryadarma dengan peserta dari Kabupaten Purwakarta, Subang dan Karawang, Senin dan Selasa (15-16/6). Seleksi dilaksanakan dengan sistem gugur meliputi seleksi kondisi fisik/tubuh secara umum.

 

Menurut Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Lanud Suryadarma Mayor Kes dr. Haryadi Tawan, Sp.B., tes kondisi fisik umum calon meliputi keadaan gabian-bagian tubuh normal/tidak, riwayat kesehatan dan tes lainnya. Oleh karena itu, selama tes dilaksanakan secara bergilir tiap peserta untuk dilihat fisiknya dengan teliti seperti tinggi dan berat badan serta jenis tes kesehatan lainnya yang diperlukan. Hal ini bertujuan untuk mencari kondisi tubuh peserta terbaik sebagai calon prajurit TNI yang harus memenuhi persyaratan kesehatan prima.

 

Tes dilakukan oleh Karumkit dibantu tim medis Rumkit Lanud Suryadarma selama dua hari. Setelah diadakan akumalasi dan seleksi peserta akhirnya pada Selama malam sekitar pukul 20.00 WIB diumumkan dengan hasil hanya 31 calon Bintara TNI AU yang memenuhi syarat. Sehingga 48 calon gugur karena kesehatannya tidak memenuhi syarat. Selanjutnya mereka akan menjalani tes lanjutan seperti jasmani, samapta dan lainnya hingga akhir bulan Juni di Lanud Suryadarma. Apabila telah selesai tes di Lanud Suryadarma peserta akan dikirimkan ke Panitia Penerimaan Pusat Calon Bintara TNI AU di Lanud Adi Sumarmo, Surakarta, sebelum melaksanakan pendidikan pertama.

Baca juga:  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H/2019 M di Lanud Wiriadinata

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel