Berita

Tes Semapta Kosekhanudnas I

Dibaca: 11 Oleh 19 Nov 2014Tidak ada komentar
Tes Semapta Kosekhanudnas I
#TNIAU 

Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional I (Pangkosekhanudnas I) Marsekal Pertama TNI Fahru Zaini Isnanto, SH, MDS melaksanakan tes samapta yang dilaksanakan di Lapangan olahraga Labda Prakarsa Nirwikara Kohanudnas, Rabu (19/11). Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pembinaan personel khususnya dalam menjaga dan meningkatkan stamina dan ketahanan fisik bagi seluruh personel baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil Kosekhanudnas I.

Test kesamaptaan jasmani itu merupakan hal penting ujar Kasi Binjas Kosekhanudnas I, Letda Kes Haryanto saat memimpin personel Kosekhanudnas I melaksanakan warming up di lapangan Kohanudnas sebelum melaksanakan test kesamaptaan jasmani.

Menurutnya, kesamaptaan jasmani ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui kondisi dan kemampuan fisik personel Kosekhanudnas I. Di samping itu, juga untuk mempersiapkan personel Kosekhanudnas secara fisik agar siaga senantiasa jika sewaktu-waktu dibutuhkan. “Banyak manfaat yang diperoleh dengan melaksanakan kegiatan ini seperti melatih kerja jantung agar bertambah kuat dan efisien untuk memompakan darah yang berisi oksigen pada setiap denyutan, pernapasan bertambah kuat, melatih kekuatan otot kaki, tangan dan perut serta melatih kelenturan tubuh dan keseimbangan badan,” ungkapnya.

Baca juga:  Komandan Lanud Maimun Saleh Bagikan Bingkisan Lebaran, Wujud Kepedulian Dan Kebersamaan Sebagai Bentuk Silaturahmi

Kesamaptaan jasmani ini terdiri atas samapta A dan B. samapta A meliputi lari mengelilingi lapangan sepak bola sesuai ketentuan yang berlaku, sedangkan samapta B meliputi gerakan pull up, push up dan sit up yang setiap gerakannya diberi waktu selama satu menit serta shuttle run yaitu lari yang membentuk lintasan angka 8 sebanyak tiga kali putaran.

Sebelum melaksanakan tes dilakukan pengecekan tekanan darah dan dilanjutkan melaksanakan kesamaptaan jasmani. “Check tekanan darah itu penting, apalagi sebelum berolahraga,” jelas Kapten Kes Joko Trimulyanto. Setelah di-check, katanya, seseorang baru diperbolehkan atau tidak diperbolehkan untuk berolahraga. “Tekanan darah yang normal sebelum berolahraga berada pada kisaran 110/70 hingga 120/80,” tambahnya.

Hasil dari tes samapta ini nantinya akan dilaporkan ke komando atas sebagai bahan laporan serta evaluasi. Tes Samapta ini dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel