Berita

Tiga Satuan TNI AU di Kalijati Memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW

Dibaca: 9 Oleh 22 Feb 2011Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Tiga satuan TNI Angkatan Udara yang bermarkas di Kalijati, Subang, yaitu Lanud Suryadarma, Wingdiktekkal dan Kompi “B” BS Paskhas, Selasa (22/2) memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW tahun 1432 Hijriah di Masjid Jami Ar Rohman, Lanud Suryadarma. Peringatan dilaksanakan sebagai wujud syukur keluarga besar TNI AU di Kalijati kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kelahiran Nabi Muhammad SAW ke dunia sekaligus memelihara mental prajurit dalam pelaksanaan tugas-tugasnya.

Dalam sambutannya Komandan Lanud Suryadarma Kol Pnb Irwan Is. Dunggio S.Sos., yang dibacakan oleh Kepala Dinas Logistik Lanud Suryadarma Letnan Kolonel Tek Akbar Yunus, MM antara lain menyatakan juga rasa syukurnya karena tiga satuan TNI AU di Kalijati dapat bersama-sama berkumpul di Masjid Jami Ar Rohman untuk memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW.

Ditekankan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW merupakan upaya untuk mengenang kembali kelahiran dan teladan Nabi Muhammad SAW dalam perjuangannya menyebarluaskan untuk agama Islam di Jazirah Arab agar manusia mencapai kebahagian melalui agama Islam. Ditambahkan walaupun menghadapi berbagai rintangan dari Kaum Qurais, Nabi Muhammad tetap sabar dalam mengubah tabiat masyarakat jahiliah dengan kebiasaan buruknya seperti menyembah berhala, membunuh anak perempuan dan sistem perbudakan menjadi masyarakat yang Islami, beradab dan manusiawi.

Baca juga:  Sidang Paripurna PIA Ardhya Garini Cab.4/G. II Lanud Sulaiman

Sementara itu penceramah K.H. Musfiq Amrullah Lc., pimpinan Pondok Pesantren At Tawazun, Kalijati memberikan siraman rohani mengenai tujuan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dijelaskan terdapat tiga tujuan yaitu wujud syukur manusia dapat mengenal Tuhan melalui ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW, kedua meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW melalui pengetahuan dengan membaca sejarah hidup dan perjuangannya serta ketiga mengukur sejauh mana pengamalan agama umat Islam pada saat ini.

Dalam berbagai ilustrasinya K.H Musfiq menggambarkan teladan nabi yang memiliki akhlak mulia di dalam hidupnya baik saat beribadah, di dalam kehidupan keluarga, di lingkungan masyarakat maupun berhubungan dengan musuh-musuhnya. “Di semua segi serta tempat akhlak Nabi Muhammad SAW mulia, sehingga Tuhanpun memuji akhlaknya dan musuhpun akhirnya memeluk Islam karena budi baik Nabi Muhammad SAW, tegas K.H. Musfiq Amrullah Lc.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel