Berita

Tim BPK RI Wasrik di Lanud Iswahjudi

Dibaca: 27 Oleh 25 Okt 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Untuk melakukan pengujian terhadap laporan pengelolaan anggaran Lanud Iswahjudi, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI akan memeriksa laporan keuangan Lanud Iswahjudi, yang kedatangan rombongan Tim BPK disambut oleh Kepala Dinas Operasi Kolonel Pnb Setiawan mewakili Komandan Lanud Iswahjudi dalam entry briefing di ruang rapat Markas Lanud Iswahjudi, Senin (24/10).

Dalam sambutannya Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Andyawan M.P., S.I.P.,M.Tr (Han), yang dibacakan Kepala Dinas Operasi Kolonel Pnb Setiawan mengatakan bahwa, kehadiran tim wasrik BPK RI ini dimaksudkan untuk melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pengelolaan anggaran tahun 2015 dan semester I Th 2016 di Lanud Iswahjudi. Untuk itu kepada para Perwira yang satuan kerjanya menjadi obyek pemeriksaan untuk dapat memberikan data yang sebenar-benarnya, proporsional dan transparan serta kembangkan pola kemitraan dan komunikasi dialogis demi kelancaran kegiatan wasrik BPK RI di Lanud Iswahjudi.

“Hasil temuan atau koreksi dari tim wasrik BPK RI ini nantinya,diharapkan dapat diperoleh masukan data yang akurat sebagai bahan evaluasi dalam upaya pembenahan dan penyempurnaan pelaksanaan tugas Lanud Iswahjudi”, tegas Marsma TNI Andyawan M.P., S.I.P.,M.Tr (Han),

Baca juga:  ILMU TAK MENGENAL USIA

Sementara Ketua Tim wasrik BPK RI, Isaac Yudistira Respati I.P., SE., Ak., CA dalam sambutannya mengatakan bahwa, latar belakang dari pemeriksaan ada 3 yaitu : Kebijakan akutansi ketersediaan belum ditetapkan, masih ada selisih sistem dan stocopname yang belum memadai, Permasalahan muncul di pemeriksaan laporan keuangan pemeriksaan yang sangat penting karena dia adalah mandatori UUD, out put dari pemeriksaan keuangan adalah opini, yang diberikan adalah opini tingkat kementerian lembaga yakni Kemhan dan mendorong supaya kementrian lembaga ini dapat mengelola keuangan dengan baik sehingga mendapat penilaian wajar tanpa pengecualian akan mendapat feet back dari adanya wajar tanpa pengecualian, jelas Ketua Tim BPK.

Selesai pelaksanaan entry briefing Tim BPK langsung melanjutkan pengawasan dan pemeriksaan ke satuan kerja yang mejadi obyek pemeriksaan dan Tim BPK RI akan melaksanakan wasrik mulai tanggal 24 sampai 26 Oktober 2016 di Lanud Iswahjudi dan jajarannya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel