TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Tim Dalpur Paskhas Berhasil Infiltrasi ke Daerah Musuh

kdol__2_

TNI AU. 13 personel Tim Pengendali Tempur (Dalpur) Korpaskhas yang tergabung dalam latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI tahun 2018, sekitar pukul 23.00 WIT melaksanakan penerjunan Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL), dibawah pimpinan Kapten Pas Irvan selaku Komandan Tim (Dantim) secara bergantian melompat keluar dari badan pesawat TNI AU jenis Hercules A-1337 sebagai penerjun KDOL di atas perairan Tanjung Tuwau dan Teluk Lemiang, dan berhasil mendarat dengan sempurna di wilayah musuh yang terletak di Desa Kandar, Selaru. Selasa (08/5).

Penerjunan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung operasi infiltrasi pendaratan pasukan Lintas Udara yang tergabung dalam latihan PPRC TNI yang sedang dilaksanakan di Pulau Selaru, Maluku Tenggara Barat.

Sehari sebelumnya, sebanyak 1.620 personel penyelenggara dan pendukung latihan PPRC TNI Tahun 2018 telah diberangkatkan menuju ke daerah latihan di Morotai-Maluku Utara, Timika-Papua Barat  dan Pulau Selaru-Maluku Tenggara Barat dengan menggunakan  3 (tiga) pesawat Hercules, melalui Lanud Juanda Surabaya dan Lanud Halim Perdanakusuma.

Adapun tim penyelenggara dan pendukung yang berangkat  tersebut terdiri dari, personel Kodiklat TNI (Penyelenggara),unsur Satgas Darat (Satgasrad), Satgas Laut (Satgasla), Satgas Udara (Satgasud), Satgas Penerangan (Satgaspen), Tim Dukungan Kesehatan (Dukes) dan Tim Bakti Sosial.

Menurut Dantim KDOL Kapten Pas Irvan, Prajurit yang terlibat Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL) Taikam 12 Prajurit Para Raider Kostrad TNI AD, 13 Dalpur Paskhas TNI AU dan 7 (tujuh) Julpur Taifib TNI AL.“Penerjunan ini merupakan organisasi dibawah Komando Tugas Gabungan Lintas Udara (Kogasgablinud) yang diterjunkan sebelum operasi Lintas Udara (Linud) dilaksanakan,” ucapnya.

 Lebih lanjut Kapten Pas Irvan mengatakan bahwa ke 32 penerjun tersebut melaksanakan Infiltrasi udara, secara rahasia pada malam hari untuk menghindari pendeteksian musuh. Kemudian Tim KDOL akan melakukan  tugas utama yaitu mencari dan menyiapkan Dropping Zona (DZ) serta mengendalikan penerjunan bagi Satgas Linud dalam mendukung Komando Tugas Gabungan (Kogasgab) Linud.

Selain itu, Tim KDOL juga bertanggung jawab kepada Panglima Komando Tugas Gabungan (Pangkogasgab) Linud. Sebelum pelaksanaan operasi Linud, Tim KDOL melaporkan perkembangan situasi meliputi suhu, angin, cahaya dan endapan berkaitan dengan penerjunan Jam “P” oleh Operasi Linud yang akan dilaksanakan.

“Usai berhasil mendarat dengan aman di wilayah Desa Kandar,

ke 32 prajurit TNI tersebut melanjutkan aksinya dengan rahasia, melakukan penyelaman di daerah sasaran masing masing”, kata Kapten Pas Irvan.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Tim Dalpur Paskhas Berhasil Infiltrasi ke Daerah Musuh