Berita

Tim Kajian Wantimpres Kunker Ke Lanud Supadio

Dibaca: 3 Oleh 29 Sep 2016Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Ketua tim kajian Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Marsekal Muda TNI Khoirul Arifin, S.E., M.M melaksanakan kunjungan kerja di Pangkalan TNI AU Supadio, Kamis (29/9). Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama TNI Tatang Harlyansyah, S.E beserta para Kadis menyambut kedatangan Ketua tim kajian Wantimpres di VIP Room Lanud Supadio. Setelah itu dilaksanakan briefing di ruang rapat Disops Lanud Supadio.

Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Tatang Harlyansyah, S.E diawal sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Ketua tim kajian Wantimpres beserta tim di Lanud Supadio. Semoga kunjungan di Lanud Supadio dapat berjalan lancar dan sesuai dengan rencana.

”Pangkalan TNI AU Supadio merupakan pangkalan operasi yang baru saja meningkat statusnya dari type B ke type A. Di Lanud Supadio terdapat dua Skadron Udara yaitu Skadron Udara 1 mengawaki pesawat Hawk 100/200 dan Skadron Udara 51 mengawaki pesawat UAV dan diperkuat dengan Batalyon 465 Paskhas serta Denhanud 473 Paskhas,” jelas Danlanud.

Sementera itu Ketua tim kajian Wantimpres Marsda TNI Khoirul Arifin, S.E., M.M menjelaskan bahwa kedatangannya dalam rangka penyusunan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden tentang pemberdayaan drone guna pertahanan dan keamanan Nasional.

Baca juga:  Bantuan Sembako dan Peresmian MCK dalam Rangka Peringatan ke-72 Hari Bakti TNI AU

”Oleh sebab itu anggota tim Wantimpres melaksanakan kegiatan kajian dengan membentuk tim kajian pemberdayaan drone guna pertahanan dan keamanan Nasional. Adapun maksud dan tujuannya untuk mendapatkan data primer dari berbagai pihak baik TNI maupun Polri dalam rangka pemberdayaan drone guna pertahanan dan keamanan Nasional. Selain itu untuk mendapatkan masukan dan pemikiran dalam menyusun formulasi kebijakan serta membuat langkah-langkah strategis dalam rangka pemberdayaan drone guna pertahanan dan keamanan Nasional untuk direkomendasikan kepada Presiden,” kata Ketua tim kajian Watimpres.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel