Berita

Tim Pertahanan dan Keamanan Wantimpres Kunjungi Lanud Tarakan

Dibaca: 7 Oleh 29 Sep 2016Tidak ada komentar
Tim Pertahanan dan Keamanan Wantimpres Kunjungi Lanud Tarakan
#TNIAU 

Sebanyak empat orang anggota Tim Kajian Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bidang Pertahanan dan Keamanan melaksanakan kunjungan ke Lanud Tarakan dalam rangka pengumpulan data anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada kajian Pemberdayaan Drone guna Pertahanan dan Keamanan Nasional, Selasa (27/9).

Kegiatan yang bertempat di ruang VIP Baseops Lanud Tarakan ini dipimpin oleh Komandan Lanud Tarakan, Kolonel Pnb Umar Fathurrohman, S.IP., M.Si. Dalam kegiatan ini dilaksanakan paparan oleh Komandan Lanud Tarakan tentang kesiapan Lanud Tarakan dalam melaksanakan operasi udara termasuk operasi udara gabungan yang telah dilaksanakan selama kurun waktu hampir satu tahun pada tahun 2016 ini. Beliau juga memaparkan bahwa Lanud Tarakan merupakan Pangkalan TNI AU yang memiliki fungsi menjaga dan mengamankan wilayah udara nasional yang letaknya di perbatasan antara tiga Negara yaitu Malaysia, Fillipina dan Brunei Darussalam. “Dari letaknya yang sangat strategis tersebut sesungguhnya penempatan Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) sangatlah tepat jika ditempatkan di Lanud Tarakan”, jelas Komandan Lanud Tarakan.

Baca juga:  Personel Lanud H. AS Hanandjoeddin Latihan Menembak

Rombongan yang dipimpin oleh Brigjen TNI (Purn) Kamiso Miran sebagai Sekretaris Tim Kajian tersebut juga mendapatkan penjelasan mengenai Skadron Udara 51 sebagai Skadron Udara PTTA yang sebelumnya pernah melaksanakan kegiatan di Lanud Tarakan dalam Operasi Pembebasan Sandera (Ops Basra) atas Kapal Tug Boat Henry yang disandera oleh Kelompok Militan Abu Sayyaf di Perairan Fillipina pada bulan Juni lalu. Dalam penjelasan tersebut Komandan Lanud Tarakan juga menjelaskan tentang betapa penting dan dibutuhkannya Pesawat Terbang Tanpa Awak dalam melaksanakan operasi militer khususnya operasi udara di wilayah perbatasan.

Pada akhir diskusi, Komandan Lanud Tarakan sangat berharap kepada tim kajian untuk ditempatkannya Pesawat Terbang Tanpa Awak guna mendukung kegiatan serta operasi yang dilaksanakan di wilayah perbatasan seperti wilayah Kalimantan Utara khususnya di wilayah Tarakan.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel