Berita

Tim Petembak TNI AU Siap Ikut Lomba

Dibaca: 9 Oleh 05 Agu 2015Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Tim Petembak TNI AU siap mengikuti kejuaraan menembak piala Panglima TNI Cup 2015. Hal ini tampak pada saat latihan terpusat di Pusat Pendidikan dan Latihan Paskhas Bandung.

Asisten Operasi Dankorpaskhasau selaku Koordinator Latihan, Kolonel Pasukan Wahyu Hidayat Sujatmiko, menyatakan seleksi pembentukan atlet telah dilaksanakan sebelum Lebaran. “Walaupun kondisi lagi puasa namun para petembak sangat antusias mengikuti kegiatan”, ungkapnya.

Selanjutnya disampaikan, untuk membentuk petembak TNI AU yang baik dan berprestasi. Tentu saja memerlukan latihan secara teratur, terencana dan secara berkesinambungan.

Lebih jauh dikatakan, sasaran dari pelatihan bidang menembak ini adalah untuk mewujudkan prajurit TNI AU yang memiliki kemampuan ketrampilan menembak yang maksimal. Sehingga akan mampu mendukung pelaksanaan tugas dan mampu berprestasi. Dalam kejuaraan menembak. Baik yang dilaksanakan oleh TNI maupun internasional.

“Satu hal yang tidak banyak diketahui orang. Bahwa materi dalam kejuaraan ini adalah berdasarkan versi BISAM. Dimana, selama beberapa tahun ini piala penghargaannya dipegang oleh militer Indonesia”.

“Materi latihan untuk menembak senapan, dan pistol putra maupun putri adalah versi BISAM 11 tahun 2015. Demikian juga menembak SO/ GPMG menggunakan materi latihan versi BISAM 11 tahun 2015”, kata lulusan AAU tahun 1993 ini.

Baca juga:  Setelah Puluhan Tahun, Akhirnya Tim Volly Skadron Udara 32 Raih Impian Juara

Selain itu, Kopka Hadidi Firdaus selaku pelatih di lapangan di dampingi Kapten Pasukan R Sandhika R Wijaya, mengakui masih adanya kekurangan disana-sini. Namun tetap berusaha sekuat tenaga untuk meraih prestasi. Sebab kekurangan bukanlah alasan untuk mundur. Tetapi tetap berusaha untuk memperbaikinya.

“Selama ini yang terjadi adalah kekurangan waktu latihan sehingga tidak mampu untuk mencapai hasil yang maksimal. Perlengkapan seperti senjata harus peremajaan, karena sering macet. Dan yang paling krusial adalah keterlambatan dana dukungan bagi kegiatan pelatihan terpusat”, kata Kopka Hadidi yang selalu dipanggil menjadi pengawas kejuaraan menembak di lingkungan TNI dan Polri.

Pelaksanaan seleksi dan pelatihan ini dilakukan setelah adanya telegram T/9/9/2015 dari Dankorpaskhas kepada seluruh satuan di jajaran TNI AU. Yakni pemanggilan atlet petembak untuk diseleksi dan dilatih secara terpusat.

Metode yang digunakan adalah dengan praktek menembak menggunakan amunisi tajam. Melaksanakannya dengan materi BISAM. Seluruh atlet berasal dari berbagai kesatuan di Angkatan Udara.

Selanjutnya, para atlet yang terlibat serta tim pendukung sebanyak 40 personil akan menuju ke lapangan tembak Kartika Divisi I Kostrad Cilodong pada 30 Juli hingga 10 Agustus 2015 mendatang, untuk membuktikan hasil latihannya.***

Baca juga:  Serbuan Vaksinasi Lanud Pattimura Berlanjut di Negeri Nusaniwe, Kec. Nusaniwe, Kota Ambon

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel