Berita

Tim Survey Mabes TNI AU Kunjungi Kantor Kabupaten Penajam Paser Utara

Dibaca: 118 Oleh 09 Jul 2020Tidak ada komentar
Tim Survey Mabes TNI AU Kunjungi Kantor Kabupaten Penajam Paser Utara
#TNIAU 

TNI AU. Pasca ditetapkan wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan sebagian wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) oleh Presiden RI tentang rencana perpindahan Ibu Kota Negara (IKN), Tim Survey Mabes TNI AU yang diketuai oleh Kolonel Pnb Ir. Joko Sugeng Sriyanto, M.Sc. dari Srena Mabes AU bersama tim kunjungi Pemkab PPU didampingi Komandan Lanud Dhomber Kolonel Pnb Hendrayansyah, S.Sos beserta pejabat Lanud Dhomber yang diterima oleh Wakil Bupati PPU Ir. H. Hamdam bertempat di ruang rapat Pemkab PPU Jln. Prop. Km 9 Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Rabu (8/ 7).

Kunjungan ini diadakan dalam rangka audiensi untuk persiapan pelaksanaan survei lokasi rencana pembangunan Pangkalan Udara tipe A di wilayah Ibu Kota Negara ( IKN ) di Kabupaten PPU. Dalam sambutannya Wakil Bupati PPU Ir H. Hamdam mengucapkan selamat datang kepada Tim survey Mabes TNI AU di Kabupaten PPU hari ini. Semoga melalui kunjungan ini selain bersilaturahmi, Tim juga dapat memperoleh informasi-informasi yang diperlukan di Kabupaten PPU sebagai lokasi pembangunan Pangkalan udara“ kata Hamdam, selanjutnya Hamdam menjelaskan bahwa pihaknya juga berjanji akan memberikan informasi apa yang dibutuhkan oleh TNI AU khususnya seputar Kabupaten PPU sebagai salah satu lokasi IKN baru.

Baca juga:  Danlanud Husein Sastranegara bersama Gubernur Jabar Tinjau Pangandaran

Sementara itu Kolonel Pnb Joko Sugeng selaku ketua Tim dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan tugas untuk memperoleh gambaran yang harus disajikan kepada pimpinan. Menurutnya kedepan TNI AU juga akan membangun sebuah fasilitas pertahanan udara berupa pangkalan dan landasan udara yang ideal agar dapat terhubung terhadap kepentingan pertahanan udara yang ada.

Landasan udara di Kabupaten PPU ini nantinya juga akan menjadi bandara ketiga terbesar di Kalimantan Timur setelah Bandar Udara Internasional di Balikpapan dan Domestik di Samarinda. “Landasan yang akan dibangun nantinya adalah tipe besar bukan tipe kecil ataupun sedang. Landasan besar Ini nantinya juga akan digunakan sebagai tempat pendaratan pesawat VVIP, baik untuk Presiden/Wapres RI sendiri maupun tamu tamu negara lainnya,“ kata Joko Sugeng. “Oleh karenanya dalam kesempatan ini kami mohon izin untuk memperoleh data-data pembagian wilayah PPU yang eksisting mulai dari kecamatan, batas-batas wilayah kecamatan dan sebagainya sehingga dapat kami sajikan kepada pimpinan,” pungkasnya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel