Berita

Tirakatan Sebagai Wahana Introspeksi

Dibaca: 4 Oleh 29 Jul 2010Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Bertempat di Pringgitan Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara Ngoto Yogyakarta, Rabu (28/7) digelar acara Malam Tirakatan dalam rangka peringatan ke-63 Hari Bhakti TNI Angkatan Udara. Hadir dalam acara tersebut sejumlah personel dari Lanud Adisutjipto, masyarakat sekitar monumen dan para siswa baik dari Sekbang, Karbol dan Setukba maupun Setukpa dari Solo.

 

Tidak hanya diisi dengan pembacaan Surat Yassin dan Tahlil saja, namun acara yang digelar tepat pukul 19.00 ini juga diisi wejangan dari Marsda (Purn) Soegiantoro selaku sesepuh TNI Angkatan Udara. Sebelum memberikan wejangan, Marsda (Purn) Soegiantoro memotong tumpeng dan diserahkan kepada perwakilan Karbol. Penyerahan potongan tumpeng ini menurut Kepala Museum Pusat TNI AU Letkol Sus Drs Sudarno sebagai simbol estafet antar generasi penerus TNI Angkatan Udara.

 

Kepada 200 tamu undangan yang hadir, Marsda (Purn) Soegiantoro selaku sesepuh dalam wejangannya berpesan sebagai generasi penerus, hendaknya dapat meneladani semangat perjuangan para pendahulu dan selalu berbuat yang terbaik demi kejayaan bangsa dan negara dalam rangka ikut mengisi kemerdekaan.

Baca juga:  “Didalam Tubuh yang Kuat Terdapat Jiwa yang Sehat “

 

Sementara itu Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Hadiyan Sumintaatmadja dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Personel Kolonel Pnb I Nyoman Tri Santosa mengharapkan agar acara tirakatan tidak hanya sekedar mengikuti tradisi atau kebiasaan semata, namun tirakatan dapat dijadikan sebagai wahana introspeksi dalam rangka meningkatkan semangat juang untuk pelaksanaan tugas-tugas ke depan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel