Berita

TNI Adalah Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional.

Dibaca: 2327 Oleh 05 Okt 2011Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Sebagai tentara rakyat, TNI hanya berpihak kepada kepentingan seluruh rakyat dan negara. Kemudian sebagai tentara pejuang, TNI tidak akan pernah berhenti dalam berjuang mewujudkan cita-cita bangsa. Sebagai tentara nasional, TNI akan membela kepentingan negara di atas kepentingan daerah, suku, ras, dan golongan agama. Sedangkan sebagai tentara profesional, segenap prajurit TNI berupaya untuk terus-menerus meningkatkan kinerja dan kemampuan profesionalismenya dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya. perkembangan zaman telah pula menuntut prajurit TNI menjadi tentara profesional. Sebagai tentara profesional ini, segenap prajurit tni berupaya untuk terus-menerus meningkatkan kinerja dan kemampuan profesionalismenya dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya.

Demikian salah satu pernyataan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E dalam amanatnya yang dibacakan Komandan Lanud Sulaiman, Kolonel Pnb Elianto Susetio, S.I.P selaku Inspektur Upacara pada peringatan hari ulang tahun ke-66 TNI yang dilaksanakan di Lapangan Upacara MakorpaskhasauI Lanud Sulaiman, Bandung, Rabu. Peringatan HUT TNI tahun ini dihadiri para komandan dari satuan insub seperti Makorpaskhasau, Depohar 40, Depohar 70, dan Wing III Paskhas serta seluruh anggota militer baik perwira, bintara, tamtama maupun pegawai negeri sipil. (5/10).

Baca juga:  Praktek Terjun Hari Pertama Susparadas A-178

Peringatan hari ulang tahun ke-66 TNI tahun 2011 mengusung tema ”dengan keterpaduan dan profesionalisme, TNI bersama komponen bangsa siap menjaga dan menegakkan kedaulatan serta keutuhan NKRI ”. Tema ini merefleksikan niat, tekad, dan semangat seluruh keluarga besar tni untuk berbuat dan berkarya dengan lebih baik, lebih berkualitas, dan lebih berkapasitas. Disamping itu, tema ini dapat dimaknai sebagai komitmen dan upaya TNI untuk mengingatkan bahwa seluruh komponen bangsa dan setiap warga negara memiliki tanggung jawab dalam pembelaan negara.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan perintah harian sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas. Pertama, pelihara dan tingkatkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai pedoman dalam kehidupan, serta pengabdian kepada bangsa dan negara. Kedua, pegang teguh sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI, karena pedoman tersebut memiliki nilai-nilai universal jati diri prajurit TNI, sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional serta tentara profesional, dimanapun para prajurit berada dan bertugas. Ketiga, pelihara dan tingkatkan kualitas diri dengan senantiasa menimba ilmu keprajuritan dan ilmu pengetahuan umum lainnya dalam menunjang peningkatan profesionalisme keprajuritan.

Baca juga:  Arahan Danlanud Wirasaba Pada Apel Pagi

Keempat, pelihara dan tingkatkan soliditas dan solidaritas keprajuritan serta komunikasi sosial dengan komponen bangsa lainnya sebagai sendi dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangun kemanunggalan tni dan rakyat. Kelima, pelihara dan tingkatkan kesiapan operasional satuan dengan terus menjaga dan memelihara kesehatan mental dan fisik prajurit, kesinambungan latihan dan kesiapan alutsista, serta perlengkapan satuan lainnya.

Keenam, pelihara dan tingkatkan kewaspadaan dengan senantiasa mencermati setiap perkembangan lingkungan strategis serta optimalkan lapor cepat secara hirarki, guna deteksi dini dan cegah dini terhadap ekses negatif dari perkembangan lingkungan yang terjadi. Ketujuh, tegakkan rantai komando dan mantapkan kesatuan komando di setiap strata kepemimpinan satuan TNI, sehingga terwujud kepatuhan tegak lurus yang hirarkis dengan menerapkan azas-azas kepemimpinan tni.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel