Berita

TNI Angkatan Udara Membutuhkan 600 Inspektor

TNI Angkatan Udara Membutuhkan 600 Inspektor
#TNIAU 

TNI AU. Bandung – Koharmatau. Pesatnya perkembangan teknologi kedirgantaraan seiring dengan penambahan alutsista TNI Angkatan Udara, membutuhkan sekitar 600 tenaga berkualifikasi Inspektor pemeliharaan guna memenuhi kebutuhan satuan jajaran TNI Angkatan Udara.

Lebih lanjut Dankoharmatau menekankan, guna tetap menjaga profesionalisme personil berkualifikasi Inspektor pemeliharaan, sekaligus dalam rangka mengimbangi perkembangan teknologi alutsista TNI AU, perlu adanya peninjauan kembali revisi terhadap jumlah DSP Inspektor Harmatsista Koharmatau yang saat ini dirasakan kurang.
 
Demikian sambutan Komandan Koharmatau Marsekal Muda TNI Dento Priyono, yang dibacakan Dirlambangja Kolonel Tek Christian Syahmo, S.T., saat membuka Rapat koordinasi Tentang Penyusunan Revisi DSP Inspektor Harmasista, yang berlangsung diruang Rapat Basjir Soerya, Mako Koharmatau, Lanud Husein sastranegara, Bandung, Kamis (28/02/21).
 
Tenaga Inspektor saat ini yang teah terisi sekitar 1.400 personel dari seluruh satuan jajaran TNI Angkatan Udara, dalam pengawakan pelaksanaan pemeriksaan hasil pekerjaan mekanik guna tetap menjaga kualitas hasil pemeliharaan agar tetap sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan sehingga Lambangja selalu terjaga, tambah Dankoharmatau.
 
Sebagaimana kita ketahui bersama, personel berkualifikasi Inspektor tenaga yang memiliki kemampuan khusus dalam bidang khusus terkait pemeliharaan dan perawatan alutsista TNI AU, yang telah melalui pendidikan kualifikasi khusus dan teah disertifikasi oleh Dislambangjau. Tegasnya.
 
Dankoharmatau mengharapkan, selain dapat menjaga efisiensi penggunaan sumber daya personel Inspektor Harmatsista dalam pelaksanaan pemeliharaan, juga dapat mewujudkan sistem pemeliharaan yang lebih tertib, mantap dan terpadu baik antara masing-masing satuan pelaksana pemeliharaan, maupun dengan satuan atas dan pimpinan sebagai penanggung jawab kebijaksanaan pemeliharaan.
 
Dankoharmatau mengajak peserta rapat untuk menjadikan kegiatan ini, sebagai wahana untuk menyamakan persepsi, sekaligus sebagai forum komunikasi dan koordinasi yang berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi kesiapan alutsista TNI Angkatan Udara yang handal.
 
“Manfaatkan waktu rapat agar kehadiran kita dapat memberikan kontribusi positif yaitu daam menjawab apa saat ini dibutuhkan organisasi, serta menghasilkan pemikiran positif terkait tantangan tugas yang dihadapi saat ini, tutup Dankoharmatau.

TNI Angkatan Udara Membutuhkan 600 Inspektor

Baca juga:  Danlanud Sim Hadiri Pembukaan Kejurda Open Race Seri-5

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel